“7 Misteri Partai Mas Tomy”

/ February 19, 2018 / 8:53 AM
Bagikan:

 SUARABERKARYA.COM, JAKARTA-Hadirnya kembali putra mahkota presiden kedua republik indonesia H. Hutomo Mandala Putra atau yang lebih populer dipanggil Mas Tomy telah meramaikan percaturan politik pada 2019 yang akan datang. Partai Berkarya yang telah dinyatakan memenuhi syarat sebagai partai peserta pemilu oleh KPU RI sabtu, 17 februari lalu kini telah menjadi pemain baru yang sangat diperhitungkan.


Kehadiran HMP panggilan singkat selain Mas Tomy yang sering diperbincangkan akhirnya menjawab semua spekulasi dan dugaan sekaligus keraguan. Pemimpin muda putra almarhum bapak pembangunan indonesia H. Muhamad Suharto ini hadir ke KPU RI dengan berjalan kaki ditengah kerumunan para kader partai Berkarya yang hadir untuk menyaksikan pristiwa bersejarah bagi pembaharuan indonesia kedepan.

Berkarya yang akhirnya kita ketahui sebagai pemilik No 7 partai peserta pemilu 2019 yang akan datang, adalah salah satu partai yang telah diperkosa oleh alam untuk melewati semua perjalanan yang penuh dengan cobaan, hambatan dan rintangan sekaligus kejutan-kejutan yang penuh dengan misteri. Jangankan gunung meletus. Daun yang jatuh sekalipun sesungguhnya tak akan pernah terjadi tanpa seijin ilahi.


KPU RI adalah satu-satunya lembaga penyelenggara pemilihan umum yang independen dan tak dapat diintervensi oleh siapapun. Jangan memesan. Untuk meminta informasi terkait nomor partai yang akan diundi dan atau diambil secara langsung oleh petinggi partai sekalipun belum pernah terjadi dan tidak akan terjadi. Lantas mengapa Mas Tomy bisa memilih dan atau mendapatkan nomor 7 maka jika kita plash back kebelakang tentang beberapa artikel tentang pristiwa 7 Jum,at yang melekat erat dengan proses perjalanan partai Berkarya adalah misteri bahasa ilahi.(baca : 'Jumat ke 7 Berkat') 

Diawali pendaftaran Jum’at 13 Oktober 2018, diterimanya gugatan kepada BAWASLU hingga Jum’at ketujuh dimana partai Berkarya kebanjiran status MS atas keberkahan yang disebabkan adanya putus MK yang berujung pada perubahan PKPU No. 7 & 11 menjadi PKPU No. 5 & 6 bisa kita temukan sebagai jawabannya.

Sejalan dengan dengan apa yang dikemukakan oleh salah satu sekretaris DPD Kota Tangerang Muhidin Jalih atau yang lebih akrab disapa Bang Jalih Pitoeng, ternyata ketua DPD Partai Berkarya Depok H. Acep Saepudin juga telah menyiapkan Rompi Berkarya bernomorkan 7 didada kirinya termasuk bendera raksasa yang dikibarkan digerbang KPU RI. Entah apa yang menjadi referensi ketua DPD yang berada diselatan Jakarta. Yang pasti itulah maunya Tuhan. Ketika Dia menghendaki maka tak ada satupun yang dapat menghalangi.

Bendera raksasa yang dibawa oleh pengurus DPD partai Berkarya Depok mengingatkan kita pada beberapa artikel sebelumnya bahwa apapun partai dapat dipastikan akan mengutarakan jargon-jargon “Mari Berkarya...!!!”. Malam itu bendera raksasa tanpa senngaja mampu menutup serta menjadi perhatain yang menarik digerbang KPU. Diantara 14 bendera yang dikibarkan bersamaan denggan yel-yel masing-masing partai bendera partai Berkarya lah yang nampak beda karena ukuran dan warnanya yang mencolok. Bahkan diantara beberapa partai yang bersiap-siap menyambut kepulangan para pemimpinnya, bendera Berkarya senatiasa menjadi latar belakang yang mencolok.


Tujuh adalah sebutan yang banyak tertuang dalam Al-Qur’an secara religi juga menjadi jawaban atas istikharah yang telah dilakukan oleh H. Acep sebelum ia melakukan numbring pada rompi dan bendera yang dibuatnya. Semua pristiwa yang terjadi serta bukanlah kebetulan belaka. Tapi merupakan sabda alam atas petunjuk ilahi. Hal itu dikuatkan kembali oleh Mas Tomy saat dijumpai oleh Bang Jalih Pitoeng ketika akan memasuki mobil setelah turun dari lantai 2 gedung KPU RI “Alhamdulillah kita dapat nomor 7. Alfatihah juga terdiri dari tujuh ayat” ucapnya sambil bergerak menuju kediamannya yang dikawal oleh para kader Berkarya dan dibaringi oleh yel-yel HMP...!!! HMP...!!! HMP...!!!

Masih adakah kejutan-kejutan nan misteri yang akan terjadi dikemudia hari...?! Hanya Tuhan lah yang maha mengetahui atas apa-apa yang telah, sedang dan akan terjadi. Karena Dialah yang maha penggenggam kekuasaan ini. Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa akan memberikan sekaligus merido’i niat-niat mulia dari 7an dasar Mas Tomy mendirikan partai Berkarya ini. Tak lain dan tak bukan adalah menjadikan partai Berkarya sebagai rumah dan wadah perjuangan rakyat indonesia demi tercipatanya sebuah perubahan sekaligus bangkitnya kembali kejayaan indonesia negeri yang kita cintai bersama. Semoga...!!! (BJP)

Komentar Anda

Terkini: