Koperasi Prisai Mandiri Berkarya Sebagai Mesin Penggerak Ekonomi Kerakyatan

/ April 8, 2018 / 7:27 PM
Bagikan:


SUARABERKARYA.COM, JAKARTA – Sebagai salah satu langkah percepatan dalam rangka mendorong sekaligus mendukung guna pemenangan partai Berkarya dalam merebut simpati masyarakat pada pemilu 2019 yang akan datang, Prisai Berkarya telah mengambil langkah-langkah strategis diantaranya dengan membangun Koperasi PRIMAKARYA.

Rapat Akbar Pembentukan Koperasi Tingkat Nasional PRIMAKARYA yang dihadiri oleh sebagian besar pengurus serta kader Prisai Berkarya dari beberapa perwakilan povinsi di indonesia, berjalan cukup sederhana namun hikmat dan penuh makna. Ketua Umum Prisai Berkarya Tri Joko Susilo, SH yang memprakarsai berdirinya koperasi tersebut mengatakan “Ini merupakan salah satu bukti bahwa kita akan selalu siap berjuang untuk mendukung sepenuhnya seluruh program yang telah dicanangkan oleh Partai Berkarya. Koperasi ini akan kita jadikan mesin penggerak ekonomi kerakyatan secara nasional” jelasnya Sabtu, (07/04/2018)


Dihadapan para pendiri yang juga dihadiri oleh salah satu utusan dari kementrian koperasi Tri Joko sapaan akrab ketua umum DPP Prisai Berkarya “Bersama Koperasi ini mari kita buktikan kepada masyarakat khususnya masyarakat kecil yang membutuhkan sentuhan guna peningkatan ekonomi kerakyatan sebagai amanat undang-undang” harapnya.

Senada dengan sang ketua, Sekjen DPP Prisai Berkarya Nurcholis juga mengatakan bahwa “Kami membentuk koperasi ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan sebagaimana yang sering dikumndangkan oleh Pak HMP (Red-Hutomo Mandala Putra) agar kita terus berupaya memperhatikan masyarakat kecil terutama yang terkait dengan ekonomi kerakyatan. Terutama kepada masyarakat petani, nelayan, buruh serta pedagang kecil” ungkapnya.


Saat didesak oleh suaraberkarya.com tentang mengapa Primakarya ini menggunakan sistem syariah, Pria asal Aceh ini menjawab “Kita akan berusaha menghindari RIBA. Dimana riba telah terbukti hanya dapat menyengsarakan rakyat. Menurut ajaran agama kami, Riba itu diibaratkan dengan kita menzinahi ibu kandung kita sendiri” jelasnya secara religi dengan penuh keyakinan.
“Mudah-mudahan dengan koperasi dan baitul mall ini kita dapat mengajak saudara-saudara kita agar bisa menyisihkan sedikit rezekinya untuk kita salurkan kepada fakir anak yatim, fakir miskin serta anak-anak putus sekolah” tambahnya penuh harap.


Besar harapan kita semoga dengan terbentuknya Koperasi Primakarya sebagai wadah perjuangan ekonomi kerakyatan sebagaimana yang telah di cita-citakan oleh proklamator tercinta Muhammad Hatta akan dapat kita lanjutkan sekaligus kita terapkan dan kita kembangkan demi kemakmuran rakyat indonesia sesuai arah dan tujuan serta makna proklamasi secara hakiki. (BJP)

Komentar Anda

Terkini: