Prio Budi Santoso Memimpin Rapat Perdana Setelah Dirinya Resmi Menjadi Sekjen Partai Berkarya

/ April 10, 2018 / 11:11 AM
Bagikan:


Prio Budi Santoso Sekjen Partai Berkarya
SUARABERKARYA.COM, JAKARTA – Pasca Rapimnas III yang berlangsung di Solo 11 Maret lalu, DPP Partai Berkarya nyaris sepi dari kegiatan pertemuan secara formal struktural dimana kepengurusan yang lama sudah tidak dapat melakukan sesuatu kegiatan sambil menunggu hasil keputusan Kemenkumhan tentang kepengurusan DPP partai Berkarya yang sedang disusun dan diusulkan berdasarkan Keputusan Rapimnas III Solo dimana H. Hutomo Mandala Putra, SH ditunjuk sebagai ketua umum sekaligus formatur tunggal untuk menyusun kepengurusan yang baru.

Gedung Granadi menjadi saksi untuk kali pertama Prio Budi Santoso memimpin Rapat Perdana DPP Partai Berkarya sejak didaulatnya mantan pimpinan DPR RI ini sebagai sekjen partai Berkarya. Rapat perdana yang berisikan perkenalan para pengurus baru DPP Partai Berkarya berjalan cukup pamiliar mengingat bahwa Prio Budi Santoso juga merupakan wajah yang tidak asing dalam kancah politik nasional.

Prio Budi Santoso Pimpin Rapat Perdana Partai Berkarya
Acara yang dihadiri oleh pengurus DPP Partai Berkarya yang lama dan pengurus baru serta beberapa pimpinan ormas dan sayap partai pendukung ini, politisi yang berciri khas menggunakan kacamata ini mengatakan “Mari kita bangun kekuatan disemua organ. Baik organisasi pendiri atau yang didirikan guna meningkatkan sekaligus mengembangkan partai Berkarya demi pencapaian perolehan suara pada pemilu 2019 yang akan datang” ajaknya ditengah pembacaan nama-nama pengurus yang telah ditetapkan. Senin, (09/04/2018)

Dalam kesempatan itupula Prio Budi Santoso memaparkan beberapa strategi pemenangan pemilu dengan target masing-masing Daerah Pemilihan untuk dapat meraih 1 kursi sebagaimana juga pernah disampaikan oleh ketua umum Tomy Suharto pada Silatnas pada februari lalu serta diberbagai kesempatan. Dan pandangan serta arahan tersebut juga selaras dengan apa yang disampaikan oleh Soni. PS tentang strategi pemenagan Caleg pada daerah pemilihan masing-masing.

Abdullah Djokdja Menyalami Sekjen Usai Menyampaikan Usulan
Dalam perkenalan tersebut, Abdullah Djokdja selaku pengurus DPP Partai Berkarya pada masa kepemimpinan Neneng A.Tuty dan Badaruddin Andi Picunang juga menyampaikan keinginannya agar para pejuang partai yang tergabung dalam kepengurusan DPP Partai Berkarya terdahulu agar juga diakomodir dalam kepengurusan gemuk sebagaimana yang pernah didengungkan. "Saya mohon kepada sekjen untuk menyampaikan kepada pak ketua umum untuk mempertimbangkan agar rekan-rekan kami dikepengurusan terdahulu yang aktif dan benar-benar aktif untuk diakomodir dalam susunan kepengurusan DPP Partai berkarya pada priode 2017-2022 sebagaimana yang dahulu pernah disepakati bahwa kepengurusan akan ditambah dan bukan dikurangi" pintanya disambut oleh pimpinan rapat bahwa akan disampaikan usulan tersebut.

Kehadiran Prio Budi Santoso dan Eno Sigit sapaan akrab cucu mendiang bapak pembangunan indonesia almarhum H. Muhamad Suharto, diharapkan dapat memberikan injeksi guna peningkatan akselerasi pergerakan partai guna capaian pemenengan pada kontestasi akbar 2019 yang akan datang. Disela-sela sambutannya sekjen partai Berkarya yang baru ini juga mengatakan akan melakukan pertemuan-pertemuan yang lebih intensif bersama para wasekjen guna guna menyusun rumusan-rumusan yang berorintasi pada target pemenangan partai.

Badaruddin Andi Picunang selaku sekjen partai terdahulu, dalam sambutan perkenalan tersebut juga mengucapkan selamat atas kehadiran Prio Budi Santoso sebagai sekjen partai Berkarya yang baru sekaligus memberikan pemaparan singkat namun rinci tentang perjalanan partai Berkarya dari awal pembentukan hingga lolos sebagai partai peserta pemilu. Termasuk ormas dan sayap partai yang telah terbentuk dan bekerjasama dalam meloloskan partai Berkarya dimasa kepemimpinannya.

Sejalan dengan apa yang dipaparkan oleh Prio Budi Santoso, dalam kesempatan yang singkat itu pula Badaruddin Andi Picunang mengajak seluruh pengurus yang hadir untuk meningkatkan intensitas pergerakan dimasing-masing daerah pemilihan. “Setelah partai ini lolos maka saya mohon agar para kordapil (Komando Daerah Pemilihan) untuk segera berkonsentrasi pada dapil-dapil yang telah ditentukan guna capaian target pemenangan minimal satu kursi disetiap daerah pemilihan. Apalah artinya kita lulus jika tidak punya perwakilan di parlemen” pungkasnya penuh harap. Semoga...!!! (BJP)


Komentar Anda

Terkini: