Menyikapi Adanya Salah Satu Daerah Yang Gagal Mendaftarkan Bacaleg Partai Berkarya : Badarudin Andi Picunang Angkat Bicara

/ August 6, 2018 / 9:07 AM
Bagikan:
Photo Istimewa (CNN Indonesia)

SUARABERKARYA.COM, JAKARTA – Membaca berita dibeberapa media baik cetak maupun media sosial tentang adanya kegagalan partai Berkarya dalam mendaftarkan calegnya untuk mengikuti kontestasi pada pemilu 2019 yang akan datang, mantan sekjen partai Berkarya Badarudin Andi Picunang angkat bicara.

Dia mengatakan bahwa kegagalan kali ini masih bisa kita usahakan untuk dilakukan perbaikan melalui gugatan ke Bawaslu yang memiliki otoritas akan hal itu. Kalaupun tidak, maka kegagalan ini masih tidak separah jika dibandingkan pada saat partai Berkarya dianggap tidak lolos dalam verifikasi saat pendaftaran administrasi sebagai partai calon peserta PEMILU kala itu.

Serah Terima Berita Acara Dari Ketua KPU RI Arief Budiman 
Sosok yang sangat gigih memperjuangkan keberhasilan partai Berkarya bersama Hj. Neneng. A Tuty, SH selaku ketua umum partai Berkarya bersama jajaran DPP kala itu, dalam menyikapi persoalan yang berkembang saat ini menyampaikan bahwa kejadian ini memang sangat merugikan partai Berkarya jika ada beberapa caleg yang tidak dapat mendaftarkan diri ke KPU karena dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Realita dilapangan memang saat ini ada salah satu daerah yang gagal atau tidak mendaftarkan bacalegnya ke KPUD. Namun menurut Badarudin yang juga merupakan salah satu pendiri partai Berkarya ini mengatakan bahwa hal tersebut tidak seberat saat pendaftaran administrasi partai sebagai syarat menjadi partai peserta pemilu.

Dalam media sosial Badarudin Andi Picunang menulis statusnya yang bertajuk “Melawan Lupa” :

“Desember 2017 kita berada diujung tanduk ketika KPU memeutuskan Partai BERKARYA tidak lulus administrasi. Ketika sebagian lari, malu, mencaci, putus asa, dengan sedikit nyali, kami yang bertahan saat itu melawan dan menggugat KPU. Butuh kesabaran untuk menghadapi tahapan-tahapan pemilu 2019. Saling mengingatkan dan kurangi egoisme. Tahapan mendaftar sebagai partai calon peserta pemilu melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) jauh lebih berat dibanding tahapan daftar Caleg melalui Sistem Informasi Calon (SILON). Resikonya pun beda. Resikonya bila satu daerah gagal maka hasilnya gagal maning (Tidak jadi peserta PEMILU) berkasnya pun banyak dan terpusat di DPP. Tapi SILON (daftar caleg) mudah dan resikonya bila gagal disatu daerah atau daerah pemilihan (Dapil) tersebut tidak ada calegnya, tapi partai masih bisa dipilih/dicoblos” demikian kata Badarudin Andi Picunang.

Penyampaian Rasa Terimakasi Dihadapan Awak Media Setelah Partai Berkarya Dinyatakan Lulus & Lolos Sebagai Partai Peserta Pemilu
Sebagai partai baru yang akan maju, tentunya Berkarya juga tidak lepas dari dinamika yang berkembang sepanjang perjalanan partai. Pergantian pengurus baik ditingkat pusat, wilayah dan daerah juga merupakan sesuatu yang tidak haram untuk dilakukan. Namun butuh pertimbangan berbagai aspek guna menghadapi tahapan pencalegan.

Sebagaimana pesan ketua umum partai Berkarya H. Hutomo Mandala Putra, SH pada saat pidato resmi dalam Silaturahmi Nasional di Granadi pada februari silam yang mengatakan agar jangan ada pergantian menjadi konsesnsus nasional demi kelancaran dan keberhasilan menghadapi proses pencalegan. Namun fakta dilapangan tidaklah demikian.

Salam Kebahagiaan Saat Pengumuman Lolosnya Partai Berkarya Sebagai Partai Peserta Pemilu
Pasca Rapimnas III di Solo, banyak perubahan yang signifikan. Baik perubahan susunan pengurus di tingkat pusat hingga perubahan dan bahkan pergantian pengurus ditingkat wilayah yang berkembang hingga ke tingkat daerah. Belum dapat dopastikan bahwa gagalnya salah satu daerah dalam pencalegan disebabkan akibat pergantian pengurus. Namun setidaknya hal tersebut merupakan bagian yang memeberikan kontribusi sebagai implikasinya.

Dalam berbagai kesempatan dalam menjawab pertanyaan sekaligus memberi semangat kepada jajaran pengurus di tingkat bawah, Badarudin Andi Picuang selaku salah satu petinggi partai yang sejak awal tak bosan-bosan melakukan komunikasi, konsolidasi, konsultasi sekaligus memberiakan motivasi sering mengatakan “FOKOUS...!!! FOKUS...!!! FOKUS PENCALEGAN...!!!” dan “Jangan Bakar Rumah Kita...!!!”. “Tinggalkan egoisme. Partai Berkarya harus lolos PT 4% Berkarya Menang Rakyat Makmur...!!!”.

Dag Dig Dug Saat Pengambilan Nomor Urut Partai Peserta Pemilu di KPU RI
Kalimat-kalimat motivatif itulah yang merupakan salah satu spirit bagi seluruh insan Berkarya tetap tegar dan bersemangat untuk membangun silaturahmi serta memupuk harmonisasi dalam mempersiapkan kader-kader partai Berkarya untuk segera didaftarkan sebagai Bacaleg dimasing-masing wilayah dan daerah. Walaupun kita semua menyadari bahwa upaya maksimal belum tentu juga akan menghasilkan sesuatu yang optimal. Karena ternyata masih ada salah satu daerah yang tidak dapat mengikutsertakan para Bacalegnya untuk mendaftarkan diri ke KPUD masing-masing.
Namun sebagai warga masyarakat yang berketuhanan tentunya semua ini harus kita syukuri sebagai usaha dan upaya yang telah kita bangun, jalankan dan perjuangkan bersama. Semoga kedepan partai Berkarya akan terus maju dan berkembang. Segala bentuk pristiwa dan kejadian seyogyanya dapat kita jadikan sebagai pelajaran yang sangat berharga.

Silaturahmi Nasional I Partai Berkarya Pasca Ditetapkannya Partai Berkarya Sebagai Partai Peserta Pemilu
Bagi rekan-rekan pengurus dan Bacaleg yang belum memiliki kesempatan untuk berperan aktif dalam parlemen, sesungguhnya masih tetap punya kesempatan untuk memberikan sumbangsihnya kepada partai Berkarya dan bangsa ini tentunya. Karena didalam ikut serta membangun bangsa ini kita tidak harus seluruhnya berada pada tatanan eksekutif, legislatif dan yudikatif. Akan tetapi masih banyak yang dapat kita sumbangkan untuk kemajuan bangsa ini demi kemakmuran rakyat indonesia sebagaimana amanat proklamasi yang tertuang dan dirumuskan pada Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar pijakannya.

Kita semua berharap agar seluruh kader-kader terbaik yang kita daftarkan baik ditingkat pusat, wilayah maupun daerah kelak akan dapat mengemban amanah secara referesentatif mewakili partai Berkarya yang kita cintai bersama. Menjadikan para anggota dewan yang aspiratif, artikulatif dan tidak bertindak koruptif. Semoga Amin...!!! (BJP)


Komentar Anda

Terkini: