Jalih Pitoeng Ucapkan 'Belasungkawa' Dihadapan Majelis Sidang Etik DKPP

/ June 20, 2019 / 4:37 PM
Bagikan:
Jalih Pitoeng Ucapkan 'Belasungkawa' Dihadapan Majelis Sidang Etik DKPP


Suaraberkarya.com, Jakarta - Sidang etik perdana DKPP yang sudah dijadwalkan akan digelar pada kamis 20 Juni 2019 akhirnya ditunda.

Penundaan tersebut dikarenakan tidak hadirnya para teradu. Baik Arief Budiman selaku ketua KPU RI maupun Abhan sebagai ketua BAWASLU RI.

Jalih Pitoeng saat ditemui usai sidang menyampaikan kekecewaannya atas ketidak hadiran para teradu.

"Sejujurnya kita sangat kecewa atas ketidak hadiran pak Arief Budiman dan pak Abhan. Karena penundaan ini cukup memakan waktu. Dan bersamaan dengan sidang PHPU di MK, waktu kita juga sangat mepet". Kata Jalih Pitoeng, Kamis (20/06/2019).

Aktivis betawi ini juga rupanya peka memperhatikan perkembangan yang mampu menyita perhatiannya. Terutama keperihatinanya tentang tragedi kemanusiaan. Jalih Pitoeng menyampaikan belasungkawa sebelum memaparkan pendapat nya dihadapan majlis persidangan DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu).

"Dalam kesempatan yang singkat ini sebelum saya menyampaikan beberapa hal, ijinkalah saya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalam nya atas meninggalnya 622 petugas KPPS dan wafatnya para tunas bangsa pada pristiwa berdarah tragedi kemanusiaan yang terjadi tanggal 21-22 Mei 2019 yang lalu" kata Jalih dengan penuh penyesalan.

"Semoga pada tanggal 27 Juni nanti kedua ketua institusi ini hadir dalam persidangan disini. Karena sangat penting. Dimana nasib bangsa kedepan juga sangat ditentukan oleh hasil persidangan di DKPP ini. Jika secara etik diputuskan bahwa 2 lembaga tersebut tidak kredibel atau tidak melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana mestinya, maka produk dan hasil keputusannya pun dapat dibatalkan. Bahkan lebih dari itu, jika ada unsur pidanya maka bisa dipenjarakan" Pungkasnya.

Redaksi
Komentar Anda

Terkini: