Ketua Umum GL PRO 08 Jimmy CK Diprotes Relawan Prabowo Sandi

/ August 7, 2019 / 7:08 PM
Bagikan:
Jimmy CK : Ketua Umum GL PRO 08

SUARABERKARYA.COM, Jakarta - Diskusi Publik bertajuk "Koalisi Atau Oposisi" yang digelar di VIP Meeting Room Jakarta Indonesia Equestrian Park Pacuan Kuda Pulomas oleh Gerakan Laskar Pro 08 atau yang lebih dikenal GL PRO 08 nyaris berakhir ricuh.

Jimmy CK selaku ketua umum GL PRO 08 sekaligus selaku penyelenggara diskusi publik, diteriaki para relawan Prabowo Sandi yang menginginkan oposisi.

"Oposisi....!!!"

Gemuruh suara para hadirin yang menginginkan agar Prabowo berada diluar pemerintahan Joko Widodo.

Sekretaris Jenderal Dewan Persaudaraan Relawan & Rakyat Indonesia (DPR RI) Akbar Hussein Firdaus ngotot dalam diskusi tersebut agar rakyat, khususnya para relawan Prabowo Sandi untuk berada pada jalur oposisi.
"Kita sebagai relawan sudah berjuang habis-habisan bahkan sampai ada yang mati untuk kemenangan Prabowo Sandi" kata Akbar Hussein Firdaus saat menyampaikan pernyataan sikap, Rabu (07/08/2019).

"Kalau Prabowo dan Gerindra ikut dalam koalisi pemerintahan Jokowi, maka kita rakyat akan mengambil sikap oposisi bersama para ulama" kata Akbar menambahkan seraya disambut teriakan oposisi dari peserta yang hadir.


Protes tersebut bermula dari ungkapan Jimmy CK yang menyinggung tentang dukungannya jika Prabowo mengambil sikap politik untuk berkoalisi dengan pemerintahan Jokowi.

Ketua umum GL PRO 08 yang diisyukan mendapat dukungan dari beberapa simpul relawan untuk menjadi pendamping Anis Baswedan sebagai wakil gubernur DKI Jakarta ini, sesungguhnya hanya bertanya pada peserta yang hadir.

"Kalau pak Prabowo mengambil sikap politik untuk berkoalisi dengan pemerintahan Jokowi, apakah kita dukung...?!"
Tanya Jimmy pada seluruh peserta yang hadir.

Pertanyaan tersebut sontak mendapatkan reaksi protes yang keras dari hampir seluruh relawan yang hadir siang tadi.


Beruntunglah Bang Jalih Pitoeng selaku moderator dapat menenangkan suasana yang sedang bergemuruh. Ketua Umum Dewan Persaudaraan Relawan & Rakyat Indonesia (DPR RI) yang juga merupakan sahabat perjuangan Jimmy CK, Jalih Pitoeng berusaha secara komunikatif untuk mengembalikan ketenangan suasana.

"Bapak ibu hadirin sekalian, sesungguhnya sama mulia nya antara koalisi dan oposisi. Kami selaku penyelenggara justru ingin menyerap aspirasi para relawan Prabowo Sandi tentang sikap apa yang akan diambil pasca pertemua MRT dan Teuku Umar" kata Jalih Pitoeng seraya meredam suasana.

"Justru forum ini kita gunakan untuk merumuskan langkah terbaik yang akan kita ambil. Namun semua itu kita kembalikan kepada bapak ibu hadirin semua. Kita tidak bisa memaksakan kehendak serta sikap politik anda semua" ungkap Jalih Pitoeng

Basir, Akbar Hussein, Bang Jalih Pitoeng, Damar dan Jhon Datuk

Bukan hanya para bapak-bapak dan emak-emak yang menuntut Prabowo untuk menjadi oposisi. Bahkan kaum milenial dan mahasiswa juga berteriak oposisi.

"Saya ingin diforum ini ditentukan koalisi atau oposisi" pinta Damar mewakili kaum milenial yang berteriak lantang.

"Siapapun presidennya saya tetap berada pada oposisi sebagai sosial kontrol" menutup penyampaian sikap politiknya pada sesi tanya jawab.

Dengan kepiawaian komunikasi yang argumentatif dan menyejukan yang dilakukan oleh moderator Jalih Pitoeng, akhirnya acara yang digelar sejak siang dan sempat bersitegang tersebut berakhir dengan damai dan gembira yang ditutup dengan do'a yang dipimpin oleh ustadz Eka Jaya selaku Sekjen Bang JAPAR yang juga hadir sebagai nara sumber dari aktivis muslim dengan kesimpulan bahwa sebagian besar peserta menginginkan oposisi. (BJP)
Komentar Anda

Terkini: