Jalih Pitoeng Berencana Akan Gelar Aksi Kedua Di DPR MPR Dengan Mengusung Tema "Gerakan Rakyat Menolak"

/ September 12, 2019 / 7:39 PM
Bagikan:

SUARABERKARYA.COM, JAKARTA - Persoalan bangsa yang terus bergulir pasca pemilu 17 April 2019 yang baru lalu sebagaimana kita ketahui bersama dan masih meninggalkan persoalan yang belum terselesaikan, DPR RI (Dewan Persaudaraan Relawan & Rakyat Indonesia) bermaksud mengadakan Aksi Unjuk Rasa Lanjutan didepan gedung DPR MPR Jl. Gatot Soebroto Jakarta Pusat, Jum'at (13/09/2019)

Gelaran aksi kedua yang merupakan aksi lanjutan pada tanggal 30 Agustus lalu yang mengusung tema #GERAKAN 30 AGUSTUS "Rakyat Menuntut Keadilan" ini akan dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPR  RI Jalih Pitoeng.

Aksi kedua Jum'at didepan gedung DPR MPR yang akan mengusung tema "GERAKAN RAKYAT MENOLAK" akan diselenggarakan pada hari Jum'at 13 September 2019 esok hari.


Jalih Pitoeng selaku penggagas sekaligus ketua umum DPR RI mengatakan "Ini adalah rangkaian dari konsep perjuangan DPR RI dalam menyikapi berbagai persolan bangsa yang sedang berkembang" kata Jalih Pitoeng saat dihubungi sore tadi, Kamis (12/09/2019)

"Adapun yang kami tolak adalah kenaikan iuran BPJS 100%, Tarif Dasar Listrik, Revisi UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, RUU PKS (Penghapusan Kekerasan Seksual dan Revisi UU No. 30 Tahun 2002 tentang KPK" sambung Jalih Pitoeng dengan rinci.

Ditanya akan adanya dua aksi yaitu di Mabes POLRI, Jalih Pitoeng juga membenarkan adanya hal tersebut.


"Benar itu. KORLABI akan gelar aksi tersebut di Mabes POLRI bersama FPI, GNPF Ulama dan Alumni PA 212 serta umat islam. Karena yang di DPR MPR merupakan agenda rutin yang sudah lama dicanangkan, maka kami saling mendukung setiap aksi yang mengarah pada perjuangan rakyat dan umat. Terutama pada kasus-kasus kemanusiaan yang belum terselesaikan. Termasuk persoalan Papua dan kepulangan Imam Besar kita Habib Rizieq Syihab yang hinga saat ini masih berada di Makkah Saudi Arabia" beber Jalih dalam percakapan selulernya.


Jalih Pitoeng Juga menjelaskan bahwa dirinya baru saja berkomunikasi dengan ketua umum FPI KH. Shabri Lubis yang sedang berada di Aceh sore tadi. Disamping kesepakatan pertemuan terbatas antara ketua umum DPR RI Jalih Pitoeng dengan para ketua umum tiga ormas islam yaitu FPI, GNPF dan PA 212 tentang gelaran aksi ditempat yang berbeda pada waktu yang sama, Jalih Pitoeng juga menyampaikan harapan dari ketua umum FPI agar massa yang ada di DPR MPR dapat bergabung ke Mabes POLRI dalam rangka menyuarakan kebenaran.

"Sebagai salah satu murid bandel yang sempat belajar di Assyafi'iyah, tentunya saya harus menghormati dan patuh pada ulama yang mengajarkan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup saya, tentunya kami juga terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan para ulama dalam hal ini yang tergabung bersama FPI, PA 212 dan beberapa elemen ormas islam lainnya guna menggalang kesatuan dan kekuatan umat dalam rangka memperjuangkan hak-hak rakyat dan umat tidak terkecuali elemen dan ormas-ormas nasionalis lainnya serta beberapa simpul relawan, rakyat dan umat" Papar Jalih Pitoeng

"Nanti usai menyampaikan tuntutan ke DPR MPR, Bang Jalih langsung ajak dan bawa untuk bergabung ke Mabes POLRI bersama KORLABI" pungkas Jalih Pitoeng seraya mengutip kalimat ketua umum FPI KH. Shabri Lubis. (Red)
Komentar Anda

Terkini: