2020 Tahunnya Kita Millennial, Apa Iya ??

/ December 29, 2019 / 5:39 PM
Bagikan:
2020 Tahunnya Kita Millennial, Apa Iya ??


  • Gerakan Cinta Tanah Air


Mengutip Video Bapak Pembangunan Presiden RI Ke 2 H.M  Soeharto, yang masih terngiang ngiang di pikiran saya dan saya berpikir bagaimana Pak Harto bisa memprediksi seperti itu, pada waktu itu.

Dengan pola pikir pribadi saya ingin mengajak teman teman millennial dimanapun berada, untuk lebih mencintai produk dalam negeri, agar kita benar benar menjadi benteng untuk mempertahankan daripada kelangsungan hidup Negara dan Bangsa.

Ya Seperti yang beliau katakan dalam Video yang muncul akhir akhir ini. Ini momentum yang tepat untuk menjadikan itu reminder untuk siapapun yang berkeinginan memajukan usaha para putra putri Indonesia dengan bangkitnya ekonomi kerakyatan yang kembali lagi segala sesuatunya untuk rakyat.

Bagaimana tidak, akhir akhir ini juga di media sosial khususnya banyak sekali impor barang barang elektronik dan lain lain. Yang diuntungkan adalah para pelaku import tersebut. Namun bagaimana nasib para pabrik, ukm, ikm, dan usaha independen yang berada di Indonesia sendiri.

Syukur kalau barang import nya barang barang yang memang belum ada di Indonesia. Namun apabila barang yang di import itu sudah ada di Indonesia, kan malah membuat usaha UKM, IKM atau usaha apapun disebutnya menjadi tutup, dan berimbas kepada semakin banyaknya pengangguran.

Seperti yang dikatakan mentor politik saya DR. Dato’ Yudi Relawanto, SH., MBA., Beliau mengajak millennial untuk segera kembali mencintai pertanian. Pertanian tidak harus dilakukan di Desa.

Sepertihalnya yang sedang beliau lakukan, beliau mulai menggerakan Cinta Bertani untuk millennial dengan mengoptimalkan kawasan Eco Green di daerah komplek kota wisata, Bogor. Untuk dijadikan area pembelajaran dan pengembangan entrepreneur muda.

[CUT]

Angkatan Muda Underbow Partai Berkarya 

Sebagai Ketua DPP Angkatan Muda Partai Berkarya, ingin sekali menggerakkan dan membuat  seminar di seluruh Indonesia dalam beberapa waktu ke depan dengan Tema Gerakan Cinta Tanah Air dengan mulai bertani.

AMPB atau Angkatan Muda Partai Berkarya adalah salahsatu Orsap Utama underbow Partai Berkarya, jadi sangat tidak salah jika saya membuka peluang dan mengajak teman teman millenial untuk bergabung di AMPB juga terus membawa Ideologi Besar Bapak H.M Soeharto untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan.

Untuk hal ini saya yakin akan ada pembicaraan lanjutan dengan Ketua Umum AMPB dan Jajaran Kepengurusan Dewan Pimpinan Nasional lainnya. Saya yakin AMPB akan menjadi garda terdepan untuk bersama sama tergabung jaringan millennial putra putri Indonesia, darimanapun berada.

Pemerintahan Presiden Jokowi Lahirkan BeKraF (Badan Ekonomi Kreatif), momentum tepat untuk entrepreneur muda

Banyak aliansi organisasi atau perkumpulan, atau sayap partai, atau komunitas, atau apapun itu disebutnya, yang mengatrasnamakan millennial.

Saya mengajak untuk lakukan hal terbaik untuk membantu UKM dan IKM yang berada di sekitar kita, Itu yang didahulukan. Mungkin masih ada kekurangan dalam kemasan produknya, atau kurangnya promosi untuk penyebaran pasar, millennial bisa ambil peran disitu. 

[CUT]

Dari sisi pemerintahan sendiri pemerintah sudah mengeluarkan program yang sangat membantu ukm dan ikm, dan pelaku ekonomi kreatif.  Seperti Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Badan Ekonomi Kreatif, Presiden Joko Widodo membentuk lembaga baru non kementerian bernama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Badan ini bertanggung jawab terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Bekraf  bertugas membantu presiden dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan di bidang ekonomi kreatif.

Millennial harus ambil momentum ini, didalam BeKraF sendiri banyak pelatihan pelatihan yang bisa menjadikan millennial entrepreneur muda, yang bisa menjadi seorang wirausaha mandiri, yang mampu menyerap pengangguran di daerah sekitar tempat tinggal.

Millennial Itu Generasi Cepat, Bukan Instan

Ini bukan hal yang mudah tentunya, segala sesuatu tidak bisa dilakukan seperti membalikan telapak tangan, perlu waktu dan proses serta bimbingan baby boomers ya. Millennial itu serba cepat, namun tidak juga instan, ada proses yang harus diperhatikan.

Nah kita millennial memerlukan bimbingan dari pebimbing yang tepat. Sinergi total disini diperlukan untuk membangun sebiuah pondasi bisnis ala millennial. Diharapkan banyak pelatihan pelatihan untuk millennial di seluruh daerah. Tidak sampai disitu, selain pelatihan, juga diperlukan pendampingan, selain itu juga perlunya permodalan.

Namun semua itu bisa dibicarakan dan di pola sedemikian rupa dengan pihak pihak terkait. Banyak aliansi sekarang dengan pola pinjaman online, namun apabila saya cermati ini malah membuat ambigu dengan angka bunga bertingkat.

Saya hanya berpikir Optimalisasi KUR dengan pendampingan yang berlapis. Dan hadir personal guarantor dari tokoh tokoh masyarakat yang sudah mumpuni sehingga hal ini, tidak menjadi hal yang menakutkan bagi millennial untuk memulai usaha.Dan yang utama berhentilah jika masih ada millenial yang memiliki sikap klepto dan mengklaim pemikiran orang lain.

[CUT]

Karena rancangan pemikiran akan salah implementasi perilaku jika salah penyampaiannya, hal yang sebenarnya pola pikir itu harus di implementasikan oleh si pemikir itu, jadi pengklaiman ide itu yang mengakibatkan segala sesuatu tidak berjalan optimal.

Oleh karena itu menurut saya Millenial adlah mahluk yang cepat, tapi tidak instan dengan itu hindari mencuri pola pemikiran atau ide dari sumbernya agar tidak salah urus.

Jangan Kecilin pelaku usaha independen

Saya hanya berpikir, bagaimana caranya pelaku usaha di Indonesia lebih berwibawa dan terhormat dimata dunia. Mulai dari nama harus dirubah, UKM adalah Usaha Kecil Menengah omset nya padahal bisa ada yang sampai 5 Milyard Rupiah, IKM adalah Industri kecil menengah omsetnya juga bisa lebih dari omset UKM.

Nah, ingin banget saya menyebut para pelaku UKM IKM itu dengan satu nama Pelaku Usaha Independen. Apakah mungkin nama UKM IKM untuk dirubah menjadi USAHA INDEPENDEN saja. Jika tetap ada kata KECIL, yang justru itu malah seakan mengkerdilkan mereka menurut polapikir saya.

Kapan besarnya ?. Saya berharap di Tahun 2020 nanti, akan lahirnya entrepreneur entrepreneur muda dari seluruh penjuru Indonesia, yang bisa bersinergi dengan masyarakat agar terjadi total kolaborasi untuk menguatkan  dan meningkatkan perekonomiann masyarakat.

Ini hanya opini yang saya lakukan sambil refleksi dengen melihat potensi millennial di beberapa tahun kedepan, saya tidak bisa melakukannya sendiri, perlu kolaborasi dan sinergi dangan banyak pihak.

Mari kita sambut Tahun 2020 dengan semangat gotong royong , semangat Kebersamaan, Semangat Ber Koperasi, karena semua bisa cepat tuntas dan berhasil jika dilakukan bersama sama. Agar Tahun 2020 menjadi tahunya kita Millennial.

Salam Indoensia Jaya

Elhan Zakaria
Ketua DPP Angkatan Muda Partai Berkarya 
Humas Koperasi Jasa Digital Indonesia (KDI)
Youtuber Indoensia bentengindonesia channel
Untuk diskusi DM IG elhan.zakaria
elhan@bentengindonesia.co.id
Komentar Anda

Terkini: