Akankah Jalih Pitoeng Dibebaskan Dari Dakwaan ???

/ February 21, 2020 / 10:23 AM
Bagikan:




Tangerang - Menghadapi persidangan kedua dengan agenda pembacaan eksepsi dari penasehat hukumnya Pitra Romadoni, SH, MH pada Jum'at 21 Februari 2020, Jalih Pitoeng yang didakwa terseret kasus dengan No. Perkara 253 di Pengadilan Negeri Tangerang, Jalih Pitoeng tetap tegar dan tersenyum lepas.

Senyum lepas nya menggambarkan sebuah keyakinan diri bahwa dirinya tidak terlibat dalam dugaan rencana akan melakukan kerusuhan pada saat menjelang pelantikan presiden Jokowi pada 20 Oktober 2019 sebagaimana yang ramai diberitakan diberbagai media.

Pitra Romadoni, saat ditemui pasca kunjungan ke Lapas mengatakan bahwa client nya khususnya Jalih Pitoeng tidak terlibat sebagaimana yang dituangkan dalam dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum pada sidang perdana Jum'at 14 Februari lalu.
Jalih Pitoeng dkk dan Penasehat Hukumnya Pitra Romadoni, SH.,MH. saat pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum Di Pengadilan Negeri Tangerang Jum'at, 14 Februari 2020

"Menurut client kami Bang Jalih Pitoeng bahwa dirinya tidak melakukan sebagaimana yang didakwa" kata Pitra Romadoni, Kamis, (21/02/2020)

"Insya Allah besok kami akan mengajukan Eksepsi pada sidang kedua Jum'at 21 Februari 2020 di Pengadilan Negeri Tangerang" lanjut Pitra.

Pengacara muda yang juga sering melakukan pembelaan terhadap ulama ini berharap agar Eksepsinya dapat diterima oleh majlis hakim.

"Kami berharap semoga Eksepsi yang kami ajukan dapat diterima oleh majlis hakim yang mulia dan keluarnya putusan sela untuk segera membebaskan client kami dari segala dakwaan" ungkap Pitra

"Namun jika yang mulia majlis hakim punya pertimbangan lain maka kami mohon agar dapat mempertimbangkan dan memutus perkara ini dengan seadil-adilnya" pinta pitra seraya menunjukan draf eksepsinya.

Terkait perkara yang menyeret dirinya, Jalih Pitoeng juga tetap tegar menghadapi perkara serta menyerahkan sepenuhnya pengacaranya.

"Saya serahkan segala urusan ini kepada pengacara saya dan majlis hakim selaku wakil Tuhan dimuka bumi. Tentunya majlis hakim punya naluri yang dalam berdasarkan keilmuan dan pengalaman yang dimilikinya" kata Pitra Romadoni mengutif apa yang disampaikan Jalih Pitoeng.

"Saya sangat yakin dan percaya bahwa kita tidak akan dihukum atas perbuatan yang bukan kita lakukan. Artinya segala perbuatan itu akan kita pertanggung jawabkan seseuai dengan amal perbuatan bukan sangkaan dan dugaan. Dan itu kata Al-Qur'an dalam surat Az-Zalzalah bukan kata saya. Artinya hakim akan lebih bijaksana dan adil dalam memutus suatu perkara. Dan semua ini saya serahkan kepada Allah SWT sebagai pemilik kekuasaan. Karena Jika Allah telah menghendaki maka tak satupun yang dapat menghalangi. Demikian juga sebaliknya jika Allah belum menghendaki, maka tak satupun yang dapat memaksaNya" pungkas pitra menirukan ungkapan cliennya Jalih Pitoeng. (EZ)
Komentar Anda

Terkini: