Pitra Romadoni Bacakan Eksepsi Jalih Pitoeng di Sidang Kedua Pengadilan Negeri Tangerang

/ February 21, 2020 / 11:40 PM
Bagikan:
Jalih Pitoeng, Januar Akbar dan Ir. Mulyono Santoso Serius dan Hikmat Mendengarkan Pembacaan Eksepsi


Tangerang - Pitra Romadoni ketua tim penasehat hukum dari Muhidin Jalih alias Jalih Pitoeng, Ir. Mulyono Santoso dan Januar Akbar bacakan Eksepsi pada sidang kedua atas perkara No. 253 di Pengadilan Negeri Jum'at 21 Februari 2020 siang tadi.

Pitra panggilan pengacara muda yang dikenal berani dan tegas ini membacakan nota keberatan dihadapan majlis hakim dengan tegas dan hikmat pada sidang keduanya.

Dalam pembacaan eksepsi tersebut Pitra meminta ketua majlis hakim yang mulia untuk menolak semua dakwaan yang telah dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum minggu lalu dengan dalil bahwa client nya tidak mengenal saudara Yudi Ferdian dkk sebagaimana dimaksud dalam dakwaan.

Bersamaan dengan apa yang disampaikan oleh Pitra, beberapa penasehat hukum lainnya juga meminta majlis halim menolak seluruh dakwaan yang disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum.
Pitra Romadoni, SH, MH. Bacakan Eksepsi Jalih Pitoeng, Ir. Mulyono Santoso dan Januar Akbar


Jaksa Penuntut Umum meminta kepada ketua majlis hakim satu minggu untuk memberikan tanggapan atas eksepsi tersebut.

Ada lima point yang diminta oleh Pitra kepada ketua majlis hakim pada pembacaan eksepsi tadi siang diantaranya :

1. Menerima Eksepsi (Keberatan) penasehat hukum Jalih Pitoeng, Mulyono Santoso dan Januar Akbar untuk seluruhnya;

2. Menyatakan Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Nomor Reg. Perkara: PDM-05/M.6.16/Eku.2/01/2020 batal demi hukum atau harus dibatalkan atau setidak-tidaknya tidak dapat diterima;

3. Menyatakan Perkara Aquo tidak dapat diperiksa lebih lanjut;

4. Memulihkan harkat martabat dan nama baik Muhidin Jalih alias Jalih Pitoeng, Ir. Mulyono Santoso dan Januar Akbar;

5. Membebankan biaya perkara kepada negara;

Diakhir pembacaan nota keberatan tersebut Pitra juga menyampaikan "Atau apabila Majlis Hakim Yang Mulia atas pertimbangannya berpendapat lain, kami selaku Penasrhat Hukum Terdakwa memohon Putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono)

Sidang akan dilanjutkan Jum'at depan tanggal 28 Februari 2020 dengan agenda tanggapan Jaksa Penuntut Umum. (EZ)
Komentar Anda

Terkini: