Jalih Pitoeng : Serahkan Semua Persoalan dan Perkara Pada Keputusan Ilahi

/ February 27, 2020 / 8:20 PM
Bagikan:
Jalih Pitoeng Mengumbar Senyum Menjelang Sidang

SUARABERKARYA.COM, JAKARTA - Memasuki sidang ketiga dengan agenda pembacaan tanggapan Jaksa Penuntut Umum Jum'at 28 Februari 2020, aktivis betawi Jalih Pitoeng yang terseret perkara No. 253 atas dugaan turut serta dalam pemufakatan jahat, menyerahkan segala urusan dan perkaranya pada Allah SWT.

Ditemui awak media, penasehat hukumnya Pitra Romadoni yang menangani perkaranya di Pengadilan Negeri Tangerang mengatakan bahwa client nya tetap tegar dan semangat menghadapi perkara yang menderanya.


"Bang Pitoeng itu adalah sosok yang tegar dan teguh terhadap sebuah komitmen dalam perjuangannya dalam menegakan kebenaran sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran sesuai falsafah bangsa kita yaitu Pancasila. Itu tergambar pada beberapa aksi damai yang dipimpinnya. Baik sejak aksi damai di KPU, BAWASLU serta di DPR MPR" kata Pitra seraya mengagumi client nya, Kamis, (27/02/2020)

"Mestinya kita bersyukur ada tokoh-tokoh yang masih peduli terhadap perjalanan bangsa ini seperti salah satunya adalah Bang Jalih Pitoeng" lanjut Pitra penuh harap

Pitra juga akan berusaha melakukan pembelaan terhadap client nya dari segala dakwaan atas perkara yang sedang berproses di Pengadilan Negeri Tangerang saat ini.


Pitra Romadoni Nasution Saat Membacakan Eksepsi

"Sebagai penasehat hukum tentunya kami akan berusaha semaksimal mungkin guna kepentingan client kami dalam melakukan pembelaan" tegas Pitra penuh semangat.

Ditanya bagaimana tentang eksepsinya, pengaca muda kondang ini menjawab singkat "Ya kita tunggu besok dari tanggapan Jaksa Penuntut Umum" jawab Pitra

Menurut Pitra, client nya adalah orang yang tegar dan sangat siap secara mentalitas namun tetap pasrah terhadap keputusan ilahi.

"Semua persoalan dan perkara ini saya serahkan kepada Allah SWT apapun keputusanNya nanti. Tentunya semua itu melalui mekanisme dalam sebuah proses peradilan. Saya sangat yakin dan percaya bahwa hakim akan mengambil keputusan yang adil, arif dan bijaksana. Karena Tuhan saja tidak akan menghukum yang bukan perbuatan hambaNya" pungkas Pitra mengutip kalimat client nya Jalih Pitoeng. (EZ)
Komentar Anda

Terkini: