Menjelang Masa Persidangan Tersangka Yang Terseret Bom Molotov Jalih Pitoeng Ditempatkan Di LAPAS PEMUDA Kota Tangerang

/ February 4, 2020 / 11:10 AM
Bagikan:


Jalih Pitoeng dkk, saat pelimpahan dari Mapolda Metro Jaya ke Kejari Tangerang Selatan

JAKARTA - Pihak Kepolisian telah usai melakukan penyidikan dan telah melakukan pelimpahan terhadap para tersangka yang diduga akan melakukan kerusuhan pada agenda pelantikan presiden tanggal 20 Oktober 2019.

Pelimpahan tersebut dilakukan pada Kamis tanggal 23 Januari 2020 dengan menggunakan 2 kendaraan Baracuda secara dramatis bak pelaku teroris dengan pengawalan yang begitu ketat dari unit Keamanan Negara (KAMNEG).

"Alhamdulillah mereka khususnya clien kami Bang Jalih Pitoeng, Mulyono dan Januar Akbar dan rekan-rekan lainnya dalam keadaan sehat dan siap menghadapi persidangan" Kata Pitra Romadoni, SH, MH ditemui usai berkunjung ke LAPAS PEMUDA Kelas II A Kota Tangerang, Jum'at (31/01/2020).

"Sejak kami ditahan di Mapolda Metro Jaya sering saya mengatakan bahwa saya tidak mau pulang tanpa status hukum yang jelas. Namun begitu upaya penangguhan penahanan sebagai hak tersangka tetap saya upayakan karena rekan saya Akbar mengeluh terus kenapa kami ditahan" lanjut Pitra mengutip kalimat dari Jalih Pitoeng

Karenanya Jalih Pitoeng pada Kamis 16 Januari 2019 mengatakan bahwa "Polisi tidak boleh menahan lagi kami di Mapolda Metro Jaya lebih dari 120 hari sesuai dengan undang-undang jika penyidik tidak menemukan bukti" kata Jalih Pitoeng

"Kecuali penyidik bisa menemukan bukti yang dapat melengkapi pemberkasan agar dapat diterima oleh pihak kejaksaan. Ditahan atau tidak adalah menjadi kewenangan pihak kejaksaan"

Ditanya oleh Pitra  apakah ada tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum penyidik sebagaimana yang dialami oleh adinda kita Lutfi, Jalih Pitoeng mengatakan untuk dirinya tidak ada. Namun dia tidak tahu jika itu terjadi pada rekan-rekan lainnya.

Terkait isyu yang merebak diberbagai media tentang adanya dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum penyidik, "Polisi dalam hal ini Penyidik hanya berhak melakukan penyidikan dalam pemberkasan guna kepentingan persidangan sebagai forum examinasi secara yuridis dalam persidangan" lanjut Pitra mengutif ucapan Jalih Pitoeng

"Kita uji semua ini dipersidangan nanti. Karena saya, kami semua para calon terdakwa belum tentu bersalah. Kita tunggu saja nanti persidangan" kata Jalih Pitoeng pada Pitra (EZ)
Komentar Anda

Terkini: