Ditengah Hingar-bingar Virus Corona Yang Mendunia, Eggi Sudjana : Jangan Panik Apalagi Musyrik

/ March 16, 2020 / 3:47 PM
Bagikan:
Dr. H. Eggi Sudjana, SH. M.Sc
SUARABERKARYA.COM, JAKARTA - Ditengah hingar bingarnya pemberitaan diseluruh dunia tentang virus corona yang mematikan, aktivis senior dan pengacara kondang yang dikenal religius Dr. H. Eggi Sudjana, SH., M.Sc akhirnya mengungkapkan keperihatinannya. Keperihatinan aktivis senior yang dikenal sangat berani mengambil resiko dalam menyuarakan kebenaran, tidak hanya dalam pendekatan klinis tapi juga secara religius.

"Semoga Allah SWT selalu menjaga kita dari keburukan-keburukan dan penyakit-penyakit yang ada di dunia ini, mengenai wabah penyakit yang sedang mendunia yaitu Virus corona yang membuat gaduh seluruh dunia dan virus ini penyebarannya begitu cepat dan aneh di seluruh dunia sampai sebagian orang takut secara berlebihan, kita orang muslim harusnya berbeda dengan yang lain karena umat muslim punya keyakinan kepada Allah SWT" ungkap Eggi Sudjana, Senin, (16/03/2020)

"Karena dijelaskan dalam Surah 64 At-Taghābun ayat 11 yang artinya : Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu" lanjut Eggi seraya mengutip ayat suci Al-Qur'an.

"Dan dijelaskan juga dalam Surah 57 Al-Hadid Ayat 22 yang berbunyi; Tiada bencana yang menimpa manusia di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan hal itu telah ditetapkan di dalam Lauḥul Maḥfuẓ sebelum Kami menciptakannya, sesungguhnya hal itu mudah bagi Allah" sambung Eggi Sudjana

"Seorang muslim dalam setiap keluar dari rumahnya selalu berdo’a “BISMILLAHI TAWAKKALTU ’ALALLAHI LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH artinya : Dengan nama Allah Aku bertawakkal kepada Allah Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah” dibaca 3 kali dan nabi mengatakan dia tidak akan terkena bahaya" Eggi Sudjana menegaskan

"Dengan memperbanyak berwudhu sebagai salah satu cara menjaga kebersihan kita juga Seorang muslim yang selalu berdzikir pagi dan sore Insyaa Allah dia tidak akan takut dengan virus ini karena dia percaya dan bertawakkal kepada Allah, dijelaskan selanjutnya dalam Surah 64 At-Taghābun 12 yang artinya : Dan taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul-Nya, jika kamu berpaling sesungguhnya kewajiban Rasul Kami hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang" imbuh Eggi usai membaca salah satu ayat.

13 : (Dialah) Allah tidak ada Tuhan selain Dia. Dan hendaklah orang-orang mukmin bertawakkal kepada Allah saja.

"Maka Seorang muslim itu harusnya tidak takut dengan virus ini tetapi dia juga berusaha agar terhindar dari penyakit ini tetapi kita tidak boleh takut berlebihan, tunjukkan tawakkalmu kepada Allah. Jangan gara-gara virus corona kita jadi tidak keluar untuk sholat berjamaah di masjid sampai Umroh Haji dilarang oleh sementara waktu oleh pemerintah Arab Saudi sehingga kita hanya menyaksikan burung-burung yang bertawaf diatas ka’bah untuk menggantikan manusia. Astagfirullah" keluh Eggi Sudjana

"Beraktivitas dan beribadahlah seperti biasa dalam mencari nafkah untuk keluarga tetap dijalankan seperti biasa karena yakin kepada Allah. Jika kita takut kepada selain Allah maka rusaklah Tauhid kita sebagai umat Islam. Jangan sampai gara-gara virus corona kita menjadi musyirik. Naudzubillah" keluh Eggi lagi

"Justru dalam kondisi seperti ini kita seharusnya banyak berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah, Tuhan yang maha segala-galanya minta pertolongan Allah dengan memperbanyak ibadah" kata Eggi penuh harap

"Jika virus corona ini membuat panik dan takut yang berlebihan kepada umat islam maka patutlah isu corona dikategorikan sebagai isu yang merusak Tauhid Umat Islam secara Nasional dan Internasional, isu Corona ini adalah propaganda Amerika dan Cina untuk menguasai dunia pasca soviet bubar, coba kita perhatikan kekacauan dan kepanikan terjadi dimana-mana, pasar modal terguncang, toko-toko banyak yang dijarah sekolah diliburkan, ekspor impor kacau balau, aksi borong sembako juga merajalela ini terjadi akibat nafsu yang berlebihan dari sebuah ketakutan yang berlebihan pula, karena tidak yakin kepada Allah SWT" lanjut Eggi mengingatkan

Virus Corona juga mahluk Allah, dia akan tunduk dan bersujud atas perintahNya, maka dari itu mintalah pertolongan Allah yang sebaik-baik penolong agar Tauhid Islam kita tetap terjaga dan tak lupa kita berikhtiar dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menanggulangi wabah corona ini, Corona mungkin hanya mematikan ±3.17% populasi manusia diseluruh planet bumi ini tapi RUU Omnibuslaw jauh lebih mematikan nasib Jutaan pekerja di Indonesia

Petunjuk untuk mencegah virus corona Bersumber dari UNICEF (PBB) :

Corona merupakan virus berukuran besar. Diameter virus ini 400-500 micro, sehingga masker jenis apa pun dapat mencegah masuknya ke tubuh kita dan tidak perlu menggunakan masker yang mahal.Virus corona tidak melayang di udara, tapi menempel pada benda, sehingga penularannya tidak melalui udara.Apabila menempel di permukaan logam, virus corona dapat hidup selama 12 jam. Mencuci tangan dengan sabun dan air sudah cukup.

Apabila menempel di kain, virus corona dapat hidup selama 9 jam, sehingg mencuci pakaian atau menjemurnya di bawah sinar matahari selama 2 jam sudah cukup untuk membunuhnya. Apabila menempel di tangan, virus corona dapat hidup selama 10 menit, sehingga menyediakan sterilizer berbahan dasar alkohol cukup untuk berjaga-jaga. Apabila berada di udara bersuhu 26-27 °C, virus corona akan mati sehinga tidak hidup di daerah panas. Disamping itu, minum air panas dan berjemur di bawah sinar matahari sudah cukup sebagai pencegahan. Menghindari makanan dan minuman dingin termasuk ice cream sangat penting. Berkumur sampai dalam dengan air hangat dan garam akan membunuh virus corona di sekitar anak tekak (telak – Jw.) dan mencegahnya masuk kedalam paru-paru.

Saran dari Ilmuwan Indonesia yang memiliki kompetensi dalam bidang virologi, terkait COVID-19 (Corona Virus) dr. Tifauzia Tyassuma kepada Presiden Joko Widodo :

LOCK DOWN INDONESIA. Ini adalah cara paling strategis untuk memutus rantai penularan Covid-19. Virus ini makin hari makin mengganas, dan sudah berhasil membuat manusia menjadi inang perantara (reservoir) yang efektif dalam penyebarluasan virus ini ke seluruh dunia. Larang kumpulan massa di seluruh Indonesia serukan rakyat untuk lebih banyak di rumahSubsidi sembako untuk rakyat. Berikan kupon gratis untuk persiapan darurat, keluarkan DANA APBN untuk mensubsidi kebutuhan sembako ini dalam setidaknya tiga bulan ke depan. Liburkan anak sekolah dan mahasiswa kampus. Proses belajar mengajar  bisa dilakukan dengan skype dan zoom.

Perintahkan mas Nadiem Makarim segera bertindak.Berikan informasi yang jelas dan memadai untuk seluruh rakyat. Jangan ada yang ditutupi. Instruksikan Menteri, Gubernur, Bupati dan Pejabat lainnya untuk tanggap darurat nasional, memimpin rakyat dengan baik, bersikap profesional, pertinggi empati kepada rakyat dan dunia.

Aktivis senior dan pengacara kondang Eggi Sudjana inipun mengajak masyarakat indonesia untuk tidak panik apalagi menjadi musyrik akibat virus corona yang melanda dunia.

"Kita jangan terlalu panik. Apalagi menjadi musyrik hanya karena virus corona yang sedang melanda dunia. Kita punya Allah. Insya Allah kita akan terhindar dari bencana ini" pungkas Eggi meminta. (SB)
Komentar Anda

Terkini: