Dunia Resah Karena Corona, Jalih Pitoeng Justru Mewaspadai Rush Money

/ March 17, 2020 / 10:30 AM
Bagikan:
Bang Jalih Pitoeng (BJP)

SUARABERKARYA.COM, TANGERANG - Demikian dahsyatnya perbincangan tentang merebaknya wabah virus Corona diseluruh belahan dunia, Aktivis yang dikenal sangat kritis Jalih Pitoeng justru menyikapi dampak yang lain yang lebih harus diwaspadai.

Aktivis kelahiran betawi yang banyak memetik pengalaman dan keberanian dari pengacara sekaligus aktivis seniornya Eggi Sudjana ini melihat dan mewaspadai adanya virus ganas lain yang lahir secara implikatif.

Ditemui saat kunjungan tahanan di Lapas, sosok anak betawi ini menyikapi biasa-biasa saja tentang gelombang kekhawatiran dunia akan  virus corona yang saat ini melanda dunia.

"Bagi saya Corona tidak harus ditakutkan secara berlebihan. Sebagai orang yang beriman, seharusnya kita lebih takut hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Karena takut kepada Allah merupakan salah satu wujud taqwa kita kepada Maha Pencipta" kata Jalih Pitoeg saat ditemui di Lapas Pemuda kelas 2A Kota Tangerang, Selasa (17/03/2020)

Dalam pertemuan yang singkat tadi siang, aktivis Betawi yang dikenal lantang dan berani ini juga menuturkan kekhawatirannya akan lahirnya virus ganas yang akan melanda Indonesia sebagai implikasi dari kepanikan masyarakat sekaligus hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi yaitu Rush Money

"Justru yang saya khawatirkan adalah jika di tengah kepanikan masyarakat tentang wabah virus Corona saat ini, rakyat akan mengambil keputusan strategisnya untuk menarik seluruh uangnya di bank. Terutama di bank-bank milik para Taipan sebagai wujud ketidak percayaan rakyat sebagaimana yang pernah terjadi pada tahun 1998 di era kepemimpinan Presiden Soeharto" kenang Jalih Pitoeng

"Di mana sebelumnya terjadi Capital flight oleh para pengusaha Taipan yang melarikan investasinya keluar negeri. Padahal sebelumnya mereka mengeruk kekayaan di negeri ini. Sehingga terjadi di dis trust atau hilangnya kepercayaan di masyarakat. Kemudian masyarakat akan menarik seluruh uangnya yang ada di bank. Dan virus ganas inilah yang akan merusak bahkan mampu meruntuhkan sendi-sendi perekonomian" terang Jalih Pitoeng

"Bahkan, mohon maaf harus saya katakan bahwa kekuasaan Jokowi akan jatuh jika hal ini terjadi di masyarakat. Terlebih ditengah rendahnya kepercayaan rakyat terhadap Jokowi. Baik mengenai isyu penanganan dugaan mega korupsi serta isyu perpindahan ibukota yang terus menuai perdebatan" kata Jalih Pitoeng seraya menyebut beberapa analisanya

Sebagai aktivis yang pernah mengecam pendidikan ekonomi ini juga menuturkan agar pemerintah mengambil langkah-langkah strategis untuk menyelamatkan Indonesia.

"Untuk itu kita berharap agar Joko Widodo selaku presiden sekaligus kepala pemerintahan agar mengambil langkah-langkah strategis dalam menyelamatkan Indonesia. Terutama tentang penanganan wabah virus Corona dalam rangka menyelamatkan anak bangsa. Karena memberikan pelayanan kesehatan dan kehidupan yang layak kepada rakyat adalah kewajiban negara yang harus dilakukan oleh pemerintah sesuai dengan amanat undang-undang Dasar 1945 sebagai cita-cita luhur dari kemerdekaan guna mensejahterakan rakyatnya. Tentunya bagi rakyat Indonesia bukan rakyat yang lain" pinta Jalih Pitoeng menegaskan

Jalih Pitoeng ditahan di Lapas Pemuda Kelas 2A kota Tangerang sejak 23 Januari 2020 dalam rangka menjalani persidangan yang sebelumnya sempat ditahan di Mapolda Metro Jaya dengan tuduhan makar yang kemudian berkembang dan diseret dalam perkara bom molotov sejak tanggal 10 Oktober 2019 lalu.

Semoga semua musibah, kejadian dan pristiwa ini menjadi sebuah pembelajaran bagi kita semua. Terutama bagi rakyat Indonesia yang semakin cerdas. Dan bagi warga negara Indonesia, sebuah negara yang berdasarkan Ketuhanan sudah seharusnya untuk terus meningkatkan keimanannya kepada Allah SWT sebagai satu-satunya tempat berlindung. (SB)
Komentar Anda

Terkini: