Jalih Pitoeng : Corona Melanda Indonesia Menambah Derita Kami Kaum Terpenjara

/ March 18, 2020 / 11:24 PM
Bagikan:
Jalih Pitoeng & Januar Akbar

SUARABERKARYA.COM, TANGERANG - Corona yang saat ini mendunia, tidak hanya membuat masyarakat Indonesia berduka. Tapi juga menambah penderitaan para kaum terpenjara.

Jalih Pitoeng adalah salah satu yang dapat merasakannya. Termasuk ribuan terdakwa dan para Napi lainnya di Lapas Pemuda Kelas 2 A Kota Tangerang.

Jalih Pitoeng dan Januar Akbar bersama 14 orang terdakwa lainnya dapat dipastikan akan mengalami banyak kerugian. Terutama tentang ditiadakannya kunjungan seperti hari-hari sebelumnya.


Kebijakan ini diambil untuk menjaga dan terpeliharanya kesehatan para tahanan dan napi serta upaya pencegahan dari penyebaran virus dunia corona.

"Corona ini akan menambah beban derita bagi kami kaum penjara" kata Jalih Pitoeng pada hari kunjungan terakhir, Selasa (17/03/2020)

"Saya dengar info nya mulai besok (Red-Rabu, 18/03) tidak ada lagi besukan hingga 1 April mendatang. Artinya kita tidak bisa bertemu lagi dengan keluarga, sahabat dan handai taulan yang biasa hadir mengunjungi kami disini" sambung Jalih Pitoeng

Aksi Damai "Gerakan Rakyat Menuntut Keadilan" di DPR MPR
20 September 2019 (Foto Istimewa/CNN)

Mengenai pelayanan kesehatan dan makanan di Lapas Pemuda Kelas 2 A Tangerang ini, Jalih Pitoeng juga menuturkan tetap berjalan seperti biasanya.

"Soal makanan dan pelayanan kesehatan disini tetap berjalan seperti biasa. Disini ada klinik dan dokter untuk melayani jika ada tahanan atau napi yang menderita sakit. Demikian pula makanan yang biasa disuplai oleh petugas tetap berjalan seperti biasa. Namun kan beda dengan makanan kiriman keluarga. Namanya juga makanan di penjara" sambung Jalih Pitoeng seraya tertawa kecil

Diakhir pertemuan, Jalih Pitoeng juga menuturkan tentang adanya rencana pengacara kondang dan aktivis senior Eggi Sudjana yang akan mengunjunginya ke Lapas Pemuda Kelas 2 Tangerang

"Tadi pagi saya hubungi Bang Eggi lewat sarana telpon yang tersedia di Lapas dekat masjid tempat kami sholat berjamaah. Katanya Abang mau besuk kesini jika keburu waktunya. Mudah-mudahan jadi dan keburu waktunya" jelas Jalih Pitoeng


Aktivis betawi yang sering mendampingi Eggi Sudjana diberbagai kesempatan inipun menceritakan keperihatinan Eggi Sudjana terhadap dirinya.

"Koq Jalih bisa ditahan ye ? Sabar ye dinda. Bilang sama Akbar juga yang sabar gitu. Insya Allah siang ini abang kesitu" pungkas Jalih Pitoeng mengutip kalimat Eggi Sudjana saat ditelponya tadi pagi

Menurut Jalih Pitoeng Eggi Sudjana merupakan salah satu tokoh nasional yang terheran-heran apa yang menyebabkan Jalih Pitoeng ditangkap. Termasuk juga tokoh aktivis senior Hariman Siregar. Karena sebelumnya juga salah satu anggota DPD RI Fahira Idris pun tercengang mendengarkan pristiwa yang diceritakan Jalih Pitoeng saat berkunjung ke Mapolda Metro Jaya seminggu sebelum dirinya dilimpahkan ke Tangerang.

Karena yang mereka tahu bahwa Jalih Pitoeng adalah sosok aktivis yang gigih, lantang serta berani dalam memperjuangkan kebenaran pada beberapa orasinya di berbagai aksi unjuk rasa damai dan konstitusional yang dipimpinnya.

Sebelum meninggalkan ruangan besuk, Aktivis betawi yang dikenal gigih, lantang dan berani dalam menyuarakan kebenaran seperti seniornya Eggi Sudjana inipun menyerahkan belasan lembar tulisan dan catatan kecil tentang dirinya seakan ingin menyampaikan sesuatu yang disimpan selama dia ditahan di Mapolda Metro Jaya hingga ke Lapas Pemuda Tangerang. (SB)
Komentar Anda

Terkini: