Jalih Pitoeng : Suara dari balik Jendela Penjara Tua

/ March 3, 2020 / 5:08 PM
Bagikan:
Bang Jalih Pitoeng (BJP)

SUARABERKARYA.COM, JAKARTA - Jeruji besi yang dibangun hampir seratus tahun silam, tepatnya 1924 oleh Colonial Belanda rupanya tak membuat jera aktivis betawi Jalih Pitoeng untuk terus berkarya.

Inisiator dan konseptor sekaligus pemimpin aksi unjuk rasa damai dan konstitusional yang menggelar karpet merah di gedung DPR MPR dengan tema "Gerakan 30 Agustus Rakyat Menuntut Keadilan" ini masih terus berkarya dari balik jendela penjara tua.


Segores puisi yang diserahkan saat berkunjung, membuat kita perlu meluangkan waktu untuk menyimaknya sebagai wujud kepedulian atas perjuangan yang dikumandangkan demi agama, bangsa dan negara. Terutama bagi generasi penerus bangsa.

"Suara Anak Jalanan"

Aku bukanlah apa-apa
Ilmu, jabatan, pangkat dan kedudukan aku tak punya apalagi harta

Aku hanyalah sebutir debu yang beterbangan
Terbang diantara kehidupan yang gersang

Gersang ditengah kehausan. Haus akan arti kehidupan tentang kebenaran dan keadilan yang bermodalkan kejujuran

Tak banyak yang kuinginkan dalam kehidupan ini. Kecuali ingin melihat masa depan anak cucuku yang cemerlang

Dapat hidup tenang, damai, adil dan sejahtera diatas garis katulistiwa

Negeri yang dahulu dikenal makmur dan merdeka atas pekik takbir para santri dan ulama

Maafkan aku jika gerak dan langkahku mengganggu kelopak matamu wahai penguasa

Mungkin semua itu karena matamu telah buta oleh pencitraan dan kemunafikan atas syahwat akan keabadian sebuah kekuasaan

Penjara kini menjadi rumahku. Namun penjara tak membuatku berhenti untuk bersuara

Bersuara lantang tentang kebenaran sepanjang nafasku masih bersarang didada

Dan akan terus menembus dinding-dinding gelap dibalik tirai kemunafikan

Bersuara tentang kebenaran yang kudapat dari orang tua, guru dan ulama

Menerobos awan mengetuk pintu langit seraya menanti terbukanya gerbang kebenaran sebagai impian dari seluruh umat manusia

Tak ada lain yang kuharapkan dari perjuangan ini. Kecuali mengharap ridhoMu ya Rabbi

Kuingin menjadi manusia yang berguna bagi manusia yang lain hingga menutup usia

Ya Allah ya Tuhanku
Jika aku salah dalam menempuh jalan terjal ini

Maka tunjukanlah jalan terbaikMu untuku hambaMu yang bodoh ini...!!!

Tangerang, 03-03-2020


#BJP_Bang Jalih Pitoeng

Photo Istimewa (CNN) Aksi Damai "Gerakan Rakyat Menolak" didepan Gedung DPR MPR Jum'at, 20 September 2019
Semoga goresan puisinya bisa memberi inspirasi bagi kita semua. Terutama bagi para kaum milenial tentang nilai-nilai luhur kejujuran, kebenaran dan keadilan sebagai wujud pengamalan pancasila sebagai generasi penerus bangsa dari sebuah negara yang berdasarkan ketuhanan. Semoga...! (SB)
Komentar Anda

Terkini: