Menjelang Putusan Sela, Adakah Kejutan dari Majlis Hakin Terhadap Perkara Yang Menyeret Jalih Pitoeng

/ March 4, 2020 / 3:49 PM
Bagikan:
Pitra Romadoni Nasution Penasehat Hukum Jalih Pitoeng

SUARABERKARYA.COM, JAKARTA - Menjelang sidang keempat Jum'at 6 Maret 2020 dengan agenda pembacaan putusan sela dari majlis hakim di Pengadilan Negeri Tangerang atas perkara No. 253 yang menyeret Muhidin Jalih alias Jalih Pitoeng dan Januar Akbar dkk diharapkan agar eksepsi yang diajukan melalui Pitra Romadoni Nasution, SH., MH selaku penasehat hukumnya dapat dikabulkan oleh majlis hakim.

Menurut Pitra bahwa eksepsi yang diajukannya sudah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Sehingga dirinya berharap agar dapat diterima dan dikabulkan oleh majlis hakim.

Saat dihubungi siang tadi, "Kami berharap agar eksepsi yang kami ajukan pada Jum'at 21 Februari lalu dapat diterima dan dikabulkan oleh majlis hakim" kata Pitra, Rabu, (04/03/2020)

Sementara Jalih Pitoeng yang ditemui saat kunjungan juga menyampaikan hal yang sama. Namun Jalih Pitoeng belum mau mendahului keputusan majlis hakim.

"Ya semua saya serahkan kepada penasehat hukum kami. Namun kita tetap berharap dan berdo'a agar apa yang diajukan oleh penasehat hukum kami dapat dikabulkan oleh majlis hakim" kata Jalih Pitoeng

Demikian juga Januar Akbar. Dirinya merasa ada yang aneh dan mengganjal terhadap perkara ini.

"Saya juga enggak ngerti nih. Apa sih salah saya berdua bang Jalih. Soalnya dakwaan tersebut bersifat umum dan samar-samar" keluh Januar Akbar disela percakapan

Jalih Pitoeng dan Januar Akbar

"Semua keputusan itu kan ada pada majlis hakim, maka kita tunggu saja besok (red-Jum'at 6 Maret). Jika Allah menghendaki eksepsi kami diterima dan dibebaskan dari segala dakwaan pada putusan sela, maka tak ada satupun yang dapat menghalangi keputusan Allah SWT melalui wakilnya dibumi yaitu Majlis hakim. Begitu juga sebaliknya" tegas Jalih Pitoeng penuh harap

"Karena saya sangat yakin dan percaya bahwa hakim tidak akan menghukum terdakwa yang tidak melakukan suatu perbuatan dalam memutus sebuah perkara" pungkas Jalih Pitoeng penuh percaya diri. (SB)
Komentar Anda

Terkini: