Ramiji dan Emak-emak Militan Pendukung Jalih Pitoeng kecewa Eksepsi ditolak majlis hakim

/ March 13, 2020 / 1:33 PM
Bagikan:
Ramiji sahabat Jalih Pitoeng saat menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Tangerang bersama salah satu anggota Ikatan Keluarga Besar Alumni Universitas Indonesia (ILUNI) sebagai bentuk dukungan moral

SUARABERKARYA.COM, TANGERANG - Sidang kelima perkara nomor 253 yang menyeret Aktivis betawi Jalih Pitoeng di gelar di Pengadilan Negeri Tangerang setelah sebelumnya ditunda. Pembacaan putusan sela itupun akhirnya tulus dibacakan dihadapan seluruh terdakwa, jaksa penuntut unum serta para penasehat hukum terdakwa, Kamis, (12/03/2020)

Dalam persidangan tersebut nampak hadir pula sahabat perjuangan dari tanah betawi Ramiji sebagai bentuk dukungan moral terhadap Jalih Pitoeng.

"Saya sangat kecewa saat mendengar bahwa eksepsi yang diajukan oleh Bang Jalih Pitoeng ditolak oleh majlis hakim" kata Ramiji saat ditemui usai sidang, Kamis, (12/03/2020)

Ramiji juga menyayangkan dengan adanya keputusan tersebut. Namun dirinya tidak bisa berbuat apa-apa karena perkara ini sedang berjalan kecuali berdo'a.

"Sangat disayangkan eksepsinya Bang Jalih Pitoeng tidak diterima. Padahal setahu kami beliau adalah sosok anak betawi yang berkepribadian baik, ramah dan terus terang saat ini beliau merupakan salah aktivis yang sangat peduli, gigih dan lantang serta berani dalam memperjuangkan kebenaran. Terutama tentang penegakan hukum dan HAM seperti korban pristiwa berdarah tragedi kemanusiaan 21-22 Mei 2019 yang selalu dikumandangkan setiap orasinya" sambung Ramiji menyesalkan.

"Saya hadir bersama rekan-rekan pendukung lainnya hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap sahabat-sahabat yang saat ini masih ditahan. Karena dulu saat masih di Polda Metro Jaya saya belum sempat mengunjungi beliau" tambah Ramiji

"Saya sering ikut dalam beberapa aksinya dan menurut saya itu tidak ada yang dilanggar secara konstitusional. Namun saya tidak bisa berbuat apa-apa kecuali memberikan dukungan moral dan berdo'a. Karena semua ini sedang berjalan prosesnya di pengadilan. Kita sebagai sahabat berharap dan berdo'a semoga beliau segera dibebaskan demi hukum" pungkas Ramiji penuh harap.

Tidak jauh berbeda dengan apa yang diungkapkan Ramiji, salah satu emak-emak militan yang sempat dihubungi juga mengutarakan kekecewaannya.

Hj. Tri Erniati dan Hj. Tika Kalilla Bersama Emak-emak Militan

"Saya ini sering sekali ikut dan hadir serta mendukung aksi-aksi damai yang pimpin oleh bang Jalih. Yang saya ketahui beliau adalah orang yang baik. Disamping tegas, gigih, lantang dan berani beliau juga orang yang ramah, familiar dan mudah diajak berteman" ungkap emak-emak yang kenal dekat dengan Jalih Pitoeng

"Maka saya dan beberapa emak-emak lainnya juga terheran-heran kenapa bang Jalih ditangkap, ditahan dan dipersidangkan" lanjutnya balik bertanya

"Namun karena perkara ini sedang berjalan ya kita tunggu saja bagaimana keputusannya nanti. Saya dan kami para emak-emak militan lainnya mengharap dan berdo'a agar bang Jalih segera dibebaskan. Kami sangat merindukan sosok seperti bang Jalih. Pungkasnya seraya menutup percakapan telepon. (SB)


Komentar Anda

Terkini: