Berhenti Panik Dan Takutlah Hanya Kepada Allah SWT

/ April 3, 2020 / 10:09 AM
Bagikan:
Eggi Sudjana (Photo : Depan gedung BAWASLU)

KAJIAN JUM'AT (JIMAT)
BES Edisi 03 April 2020 :

"Berhenti Panik Dan Takutlah Hanya Kepada Allah SUBHANNAHU WA TA ALA"

Oleh : DR. H. Eggi Sudjana, SH., M.Si

Pada Hari kamis tanggal 2 april 2020 saya dapat postingan WhattsAP dari Sdr. Ronny Baladewa teman di kampus Jayabaya Tahun 80an yang isinya sangat bagus untuk introspeksi diri terutama bagi kita yang beriman kepada Allah Subhannahu Wa Ta’ala dan mengikuti Nabi Muhammad SAW, dalam postingannya itu ada penambahan dari saya yang berkait dengan dalil yang diambil DARI AL -QURAN, yaitu sebagai berikut :
Jumlah kematian di dunia dalam dua bulan terakhir tahun 2020 :
-14.687 : Virus Corona
-69.602 : Pilek biasa
- 140.584 : Malaria
- 153.696 : bunuh diri
- 193.479 : kecelakaan di jalan
- 240.950 : Kehilangan HIV
- 358.471 : alkohol
- 716.498 : merokok
- 1.177.141 : Kanker

Lalu apakah menurut Anda Corona berbahaya.? Atau  adalah tujuan dari kampanye media untuk menyelesaikan perang dagang antara Cina dan Amerika atau untuk mengurangi pasar keuangan untuk mempersiapkan tahap pasar keuangan untuk merger dan akuisisi atau untuk menjual obligasi Treasury AS untuk menutupi defisit fiskal di dalamnya Atau Apakah ini Panic yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan Pharma untuk menjual produk mereka seperti pembersih, masker, obat-obatan, dll.

Jangan Panik & janganlah bunuh diri dengan rasa takut yang tidak perlu, Saya memposting ini untuk menyeimbangkan umpan berita Anda dari postingan yang menyebabkan rasa takut dan panik. Karena 338.724 Orang sedang sakit dengan Coronavirus saat ini, di mana 81.093 orang di China.  Dengan populasi lebih dari 1,1 miliar.  Ini berarti bahwa jika Anda tidak berada di China atau belum mengunjungi China baru-baru ini, akan menghilangkan 94% kekhawatiran Anda.

Jika Anda melihat Coronavirus, ini masih bukan alasan untuk panik karena :
-81% dari Kasus adalah MILD
-14% dari kasing adalah MODERATE
-Hanya 5% dari Kasus yang KRITIS
Yang berarti bahwa bahkan jika Anda mendapatkan virus, Anda kemungkinan besar akan pulih dari itu. Beberapa mengatakan, "tapi ini lebih buruk daripada SARS!". SARS memiliki tingkat kematian 10% sementara COVID-19 memiliki tingkat kematian 2% Selain itu, melihat usia mereka yang sekarat karena virus ini, angka kematian untuk orang-orang di bawah 50 tahun hanya 0,2%. Ini berarti bahwa jika Anda berusia di bawah 50 tahun dan tidak tinggal di China - Anda lebih mungkin memenangkan lotre (yang memiliki peluang 1 banding 45.000.000) Minggu 22 Maret di Italia 793 meninggal. Mari kita ambil salah satu hari terburuk sejauh ini, 10 Februari, ketika 108 orang di CHINA meninggal karena Coronavirus Di hari yang sama :
a. 26.283 orang meninggal karena kanker
b. 24.641 orang meninggal karena Penyakit Jantung
c. 4.300 orang meninggal karena Diabetes .
d. Bunuh diri mengambil 28 kali lebih banyak nyawa daripada virus itu.
e. Nyamuk membunuh 2.740 orang setiap hari
f. MANUSIA membunuh 1.300 sesama manusia setiap hari
g. Ular membunuh 137 orang setiap hari
h. Ikan Hiu membunuh 2 orang setahun
Banyak-banyaklah mengkonsumsi MULTI VITAMIN DAN MELAKUKAN HAL-HAL POSITIF SEHARI-HARI YANG DAPAT MENDUKUNG/MENINGKATKAN SISTEM IMUN ANDA, KEHORMATAN YANG SANGAT BAIK DAN JANGAN  TAKUT !.

Bergabunglah dengan Saya untuk Menyebarkan Harapan, bukan Ketakutan. Virus Terbesar bukanlah Virus Corona tetapi Ketakutan kepada selain ALLAH SUBHANNAHU WA TA ALA (MUSYRIK , KAFIR ,ZALIM ,FASIQ dan MURTAD ).

Bahkan di Saudia Arabia sampai MENUTUP KOMPLEKS MASJIDIL HARAM & MESJID NABAWI, LARANGAN SHOLAT JUMAT BERJAMAAH dan kemungkinan Haji juga di tunda..? Di indonesia MASJID-MASJID DIHIMBAU UNTUK DITUTUP TIDAK BOLEH DI PAKAI SHOLAT 5 WAKTU DAN DILARANG SOLAT JUMAT (HAL INI BERTENTANGAN DGN PERINTAH ALLAH SUBHANNAHU WA TA ALA DALAM AL QURAN NYA SURAT AL BAQARAH Ayat 114 : Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalanghalangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat. Maka zalimlah orang-orang yang MELARANG orang - orang ke masjid,  baca Ayat 125 : Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku' dan yang sujud".

Lalu Ayat 126 : Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: "Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali". Kemudian Ayat 130 : Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.  Jo SURAH AT TAUBAH ayat 18 : Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. Jo SURAH AL JUMU'AH ayat 9 : Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Jika Virus Corona yang Pandemik itu di jadikan/dianggap yang  musuh yang harus dilawan, maka hadapi dengan cara medis dan teknologi kedokteran yang memungkinkan untuk bisa mengatasinya bukan malah panik dan ketakutan, sinonimnya dalam perang mesti ikutin perintah ALLAH lihat SURAT AL ANFAL AYAT 15 : Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bertemu dengan orang-orang yang kafir yang sedang menyerangmu, maka janganlah kamu membelakangi mereka (mundur). Dan dilanjut ayat 16 : Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (sisat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempatnya ialah neraka Jahannam. Dan amat buruklah tempat kembalinya dan banyak hadist lain yang mendukung wahyu NYA itu ,sebaliknya TUNJUKKANLAH/MANA DALILNYA dari Ayat2 QUR'AN  yang secara TEGAS dan JELAS YANG MEMBOLEHKAN TIDAK KE MASJID, TIDAK SHOLAT JUMAT, ATAU MELARANG DI MASJID TEMPAT BERKUMPUL , MANA ?????
SEDIHNYA DI SUATU MASJID di BOGOR , SAYA MENJADI SAKSI MATA DAN TELINGA SAYA MENDENGAR sendiri  LARANGAN KE MASJID ALIAS MASJID MESTI DI TUTUP HANYA DENGAN SURAT KEPUTUSAN DKM MASJID  atas suruhan MUI DAN  Dewan Masjid, jadi AYAT-AYAT AL QURAN YANG SUDAH JELAS TERSEBUT ITU KALAH DENGAN SURAT KEPUTUSAN DKM, ASTAQFIRULLAH AL AZIM ...MENURUT SAYA INI SUDAH masuk katagori  MURTAD JIKA MELIHAT dan PELAJARI SERIUS SURAT AL MAIDAH  AYAT 54 , ada 5 indikasinya :

1. Tdk mencintai ALLAH;
2. TIDAK SAYANG / LEMAH LEMBUT KEPADA SAMA MUSLIM;
3. TIDAK BERANI BERSIKAP KERAS SAMA ORANG KAFIR;
4. TIDAK BERJIHAD;
5. TAKUT DI BULLY/DICELA-CELA .

Mohon sudi kiranya BERBAGI UNTUK BERHENTI PANIK dan TAKUT pada Selain ALLAH SUBHANNAHU WA TA ALA, KEMATIAN/AJAL KITA DIA LAH YANG MENENTUKAN Baca Surah Al-Munāfiqūn) Ayat 11 : "Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan". Semoga bermanfaat. (SB)

Salam Takziem BES (Bang Eggi Sudjana)
Komentar Anda

Terkini: