PERTAMINA Curang Jual Harga BBM Termahal Didunia Bagi Rakyat Ditengah Wabah Corona

/ April 21, 2020 / 9:38 AM
Bagikan:
Iswan Abdullah Wakil Ketua Umum KSPI

PEMERINTAH DAN PERTAMINA CURANG JUAL HARGA BBM TERMAHAL DI DUNIA BUAT RAKYATNYA.

Kebijakan pemerintah dalam hal ini PERTAMINA dibawah pengendalian Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok ternyata sangat memperihatinkan dan merugikan masyarakat. Dimana pemerintah tidak menurunkan harga BBM disaat negara sedang dilanda krisis ekonomi dibawah tekanan gencarnya wabah virus corona covid-19 yang juga melanda Indonesia.

Trend harga minyak dunia terus mengalami anjlok sejak bulan januari tahun 2020 dari sekitar  65 USD/Barel hingga terpesok jatuh sampai 25 USD/barel pada 20/04/2020, jatuhnya harga BBM di pasar dunia saat ini dipicu oleh perang dagang antara Arab Saudi - Rusia yang terus meningkatkan produksi minyak mentahnya dan Pandemi Cov-19 sehingga mengganggu  supply dan demand Minyak mentah di pasar dunia.

Bagi Indonesia dengan menurunnya harga minyak mentah di pasar dunia, andai saja Pemerintah dan Pertamina memihak kepada rakyat dan konsisten dengan harga pasar dunia sebagai dasar acuan harga jual BBM dalam negeri sebagaimana alasan Pemerintah dan Pertamina mencabut Subsisi BBM pada bulan oktober 2014 sekalipun melanggar UUD 1945 Pasal 33 & Pasal 34 maka seharusnya rakyat Indonesia sudah bisa menikmati harga BBM murah sebagaimana dinikmati oleh rakyat berbagai negara di muka bumi saat ini.

Dengan harga minyak mentah dunia saat ini sudah anjlok pada level 25 USD/barel, maka harga BBM bagi rakyat Indonesia di pasar dalam negeri bisa kita hitung sebagai berikut:
Harga Minyak Mentah 25 USD/Barel (1 barel = 159 liter), Kurs Dollar (Rp.15.300) maka:
= (25 USD/159 litre) x Rp. 15.300,-
= Rp. 2.405/liter.
Biar Pertamina dapat keuntungan kita naikkan  100 % (termasuk biaya delivery dan biaya kilang) maka harga minyak yang harus dinikmati oleh rakyat Indonesia saat ini untuk Ron 95 adalah Rp. 4.810/liter.

Sampai dengan saat ini pertamina masih menjual harga BBM Ron 95 Rp.9.000/liter dan harga BBM dengan Ron 90 (pertalite) Rp.7.650/litre, dari perhitungan sederhana ini maka kita bisa hitung estimasi berapa banyak uang rakyat yang dicurangi oleh Pemerintah  dan pertamina dari total konsumi BBM dalam negeri 1, 3 juta barel/hari sebelum Cov-19.

Pemerintah dan pertamina harus stop menjual harga BBM termahal di dunia buat rakyat sendiri dengan menurunkan harga BBM, jangan menggunakan aji mumpung untuk curang dan menangguk keuntungan yang sebesar besarnya dari rakyat yang saat ini sedang mengalami kesulitan ekonomi dengan ambruknya daya beli yang diperparah oleh Pandemi Covid-19.

Saatnya Pemerintah dan Pertamina punya hati dan nurani untuk berempati dan bersimpati terhadap kesulitan  rakyat dengan memberikan haknya untuk mendapatkan harga BBM murah sesuai harga pasar dunia sebagaimana alasan Pemerintah dan Pertamina selama ini dengan menurunkan harga BBM karena dengan turunnya harga BBM secara ekonomi akan membantu menjaga daya beli rakyat yang sedang terpuruk dan paling tidak bisa menahan lonjakan harga harga kebutuhan akibat biaya transportasi distribusi logistik akan ikut turun seiring turunnya harga BBM.

STOP AJI MUMPUNG DENGAN KECURANGAN MENJUAL BBM MAHAL BUAT RAKYAT DISAAT MINYAK DUNIA LAGI ANJLOK 25 USD/BAREL.

Iswan Abdullah A Siata, ME
Ekonom Perburuhan/VP DEN KSPI.
Komentar Anda

Terkini: