Setelah Tiga Pekan ditunda karena Corona, Sidang Perkara Dugaan Makar Kembali di Gelar

/ April 17, 2020 / 7:00 PM
Bagikan:
Jalih Pitoeng, Abdul Basith dkk Usai Menjalani Sidang Online

SUARABERKARYA.COM, TANGERANG - Persidangan perkara dugaan makar dan perencanaan penggagalan pelantikan presiden yang sempat ditunda tiga minggu akibat tidak kesiapan jaksa penuntut umum menghadirkan saksi pelapor dari pihak kepolisian Jum'at 27 Maret akhirnya digelar kembali Jum'at, (17/04/2020)

Sidang kali ini yang sejatinya menghadirkan saksi pelapor dari pihak kepolisian, ternyata belum juga dapat dihadirkan oleh jaksa penuntut umum untuk didengar kesaksiannya didepan meja persidangan.

Namun sidang tetap dilanjutkan dengan menghadirkan 4 orang saksi yang berprofesi sebagai petugas keamanan (Sekuriti) pada saat penggeledahan di rumah terdakwa Sony Santoso di Perumahan Taman Royal 2 Kota Tangerang

Yang menarik dalam persidangan siang tadi adalah dilaksanakan secara online (Teleconference). Sehingga sidang tersebut tidak menghadirkan para terdakwa. Majlis hakim, jaksa penutut umum, para saksi dan para pengacara yang hadir di pengadilan negeri kota Tangerang.

Sementara para terdakwa perkara nomor 252, 253 dan 254 tetap berada di Lapas Pemuda kelas 2 A kota Tangerang yang telah disiapkan secara khusus dalam menghadapi wabah corona virus covid-19 yang sedang melanda saat ini termasuk Yudi Sesan satu-satunya terdakwa yang saat ini ditahan di Lapas Wanita Kota Tangerang.

Keterangan para saksi yang dicecar berbagai pertanyaan oleh beberapa penasehat hukum terdakwa menjawab apa adanya dengan polos.

Menurut keterangan saksi Sugih, Iman, Syaiful dan Resing, mengatakan bahwa mereka tidak tahu apa-apa dan sering kali menjawab tidak tahu.

Suasana Persidangan Online di PN Kota Tangerang

"Saudara saksi, dalam penggeledahan dirumah terdakwa Sony Santoso yang saudara ketahui, apakah dalam penggeledahan tersebut menghadirkan ketua RT setempat?" tanya Pitra Romadoni Nasution selaku penasehat hukum Jalih Pitoeng, Jum'at (17/04/2020)

"Tidak" jawab Syaiful salah satu saksi dalam persidangan siang tadi

"Saudara saksi, dalam keterangan saudara pada BAP (Berita Acara Pemeriksaan) yang saudara tandatangani, apakah keinginan saudara sendiri, atau dipengaruhi oleh orang lain atau penyidik" tanya Pitra melanjutkan

"Oleh penyidik" jawabnya singkat

"Saudara saksi, apakah saudara tahu saudara saksi diperiksa atas perkara apa dan laporan siapa?" lanjut Pitra bertanya

"Tidak tahu" jawab Syaiful

Layar Monitor Sidang Online di PN Tangerang

"Saudara saksi, apakah saudara mengenal klien kami Jalih Pitoeng, Mulyono Santoso dan Januar Akbar?" kejar Pitra seraya menunjukan monitor slide yang nampak gambar Jalih Pitoeng, Mulyono Santoso dan Januar Akbar yang sedang berdiri

"Tidak kenal...!" jawab saksi dengan tegas

"Baik. Cukup dan terimakasih yang mulia" pungkas Pitra Romadoni seraya menyerahkan kembali pada ketua majlis hakim selaku pimpinan sidang

Para saksi diperiksa tanpa melalui panggilan dan undangan ke Mapolda Metro Jaya sebagaimana lazimnya. Akan tetapi masih menurut keterangan para saksi bahwa mereka diperiksa di pos jaga dimana mereka bertugas sebagai sekuriti.(SB)
Komentar Anda

Terkini: