Satu Persatu Aktivis dibebaskan

/ May 28, 2020 / 11:30 PM
Bagikan:
Emeralda Waskita Ali alias Gus Ali saat meninggalkan Rutan Salemba

SUARABERKARYA.COM, JAKARTA - Satu-satu para tahanan aktivis dan relawan dibebaskan. Emeralda Waskita Ali alias Gus Ali hari ini bersyukur bisa menghirup udara segar kembali, Kamis (28/05/2020)

"Alhamdulillah saya bersyukur telah menghirup udara bebas kembali" ungkap Ali saat ditemui di depan Rutan Salemba, Kamis (28/05/2020)

Relawan dan aktivis yang sempat menjalani 8 bulan masa penahanan ini dibebaskan atas putusan hakim yang menjatuhkan hukuman penjara selama 8 bulan.

Gus Ali ditangkap dan ditahan atas dugaan melakukan provokasi pada aksi mahasiswa didepan gedung DPR MPR pada Semptember 2019 lalu menjelang pelantikan presiden.

Sebelum ditahan di Rutan Salemba dirinya sempat menjalani masa penahanan di Polda Metro Jaya selama 4 bulan yang kemudian dilimpahkan oleh pihak kejaksaan Jakarta Pusat ke Rutan Salemba guna menjalani masa persidangan.

Ditanya apakah rencana kegiatannya seteleh bebas ini, dirinya ingin istirahat dahulu bersama keluarga dan ingin sekali mengunjungi rekan seperjuangan nya di Lapas Tangerang.

"Ya istirahat dulu deh. Kumpul sama keluarga. Karena sudah 8 bulan saya belum bertemu dengan keluarga. Dan Insya Allah saya ingin mengunjungi rekan perjuangan yang masih menjalani masa penahanan dan persidangan di Tangerang" jawabnya

"Saya sudah kangen sekali dengan Bang Jalih Pitoeng Abang seperjuangan kami dalam menyuarakan kebenaran yang pernah sama-sama juga ditahan dalam satu ruangan saat ditahan di Polda Metro Jaya" sambung Ali

Ditanya ada kesan apa yang dirasakan dan dialami bersama Bang Jalih Pitoeng selama ditahan bersama, dia menuturkan panjang lebar.

"Bang Jalih itu orang yang konsisten. Saya banyak belajar tentang arti kehidupan dari sosok yang rendah diri itu. Selain berani, Abang juga banyak memberi inspirasi pada kami para aktivis dalam menyuarakan kebenaran" jawab Ali mengenang kebersamaannya

"Yang paling terngiang-ngiang adalah pesan beliau dalam berjuang. Jangan sok-sok berani kalau takut. Tapi sebaliknya jangan pernah takut kepada siapapun dalam berjuang menegakan kebenaran kecuali 2. Yaitu kepada Allah dan kepada kesalahan. Agar kita menjadi orang yang teguh dan tetap lantang serta tidak menghianati perjuangan karena terbeli. Tentunya harus dengan tulus ikhlas dan siap dengan segala resiko termasuk ditangkap resikonya. Itulah yang selalu saya ingat" kenangnya mengingat pesan tersebut

"Beliau orang yang baik, berani dan istiqomah dalam perjuangan. Selain Beliau juga ada banyak teman-teman kita yang masih ditahan disana (Red-Lapas Pemuda kota Tangerang). Semoga beliau dan kawan-kawan disana juga segera dibebaskan" harap Ali seraya menadahkan kedua tangannya. (SB)
Komentar Anda

Terkini: