GERBANG AMAR Siap bantu Polisi cari Abu Janda

/ June 4, 2020 / 3:27 AM
Bagikan:
HM. Ismail, SH,.MH

SUARABERKARYA.COM, JAKARTA - Ormas Gerbang Amar (Gerakan Kebangsaan Adil Makmur) nyatakan siap membantu Kepolisian Negara RI bila kesulitan mencari posisi keberadaan Abu Janda Alias Permady Arya. Abu Janda dilaporkan seorang dokter gigi drg. Mariko ke Mabes Polri  dengan tuduhan dugaan melakukan penyebaran ujaran kebencian dan penistaan agama melalui media sosial.

"Ratusan ribu anggota dan pengurus Ormas Gerbang Amar di manapun dan kapanpun siap bantu Polisi jika sulit menemukan keberadaan Abu Janda. Lambatnya proses penanganan perkara ini menimbulkan kesan Abu Janda sulit dicari, kebal hukum  dan Polisi dianggap takut keoada Abu Janda. Karena drg.Mariko sudah lapor perkara ini sejak ahir tahun 2020 , tapi baru diproses pasca lebaran Idul Fitri minggu lalu," ujar Adv. H.M.Isnail, SH, MH pendiri Ormas Gerbang Amar menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Rabu (03/06/2020)

Seperti berita-berita yang sudah viral di media sosial bahwa Abu Janda melalui akun video vlog nya  terang terangan menyerang  umat Islam dengan mengkait kaitkan  teroris  dengan  agama Islam. Dengan gaya kampungan dan gagah berani dia memorovokasi agar Umat Islam terpancing.

Menurut H.M.Ismail semula dirinya menganggap Abu Janda seorang musuh Umat Islam yang maha berani. Tapi pada kenyataannya penilaian Ismail itu salah. Sebab katanya ternyata  Abu Janda ini "cemen" setelah dengar Abu Janda ingkar dari panggilan polisi pada ahir Mei 2020 lalu.

"Jadi pantas jika masyarakat ramai ramai menilai dengan tranding tagar Abu Janda Pengecut, ya itulah kenyataannya dia berada di barisan kaum pengecut," tegas Ismail lagi

Sebaliknya pada bagian lain Ismail juga berikan apresiasi kepada dua orang wanita Indonesia yang sadar hukum hadir sebagai saksu yaitu Ustadzah Hj Nana dan Ny. Ratna Habibie  datang tepat waktu memenuhi panggilan polisi. Bahkan pada keesokan harinya didampingi Tim Kuasa Hukum yang dipimpin Adv DJuju Purwantoro dari Ikami keduanya datang kembali ke Bareskrim Polri.

Menurut Ismail sebagai warga negara Indonesia asli seluruh anggota  Gerbang Amar bertekad ingin bantu pihak Kepolisian RI. Pihak Kepolisian RI jangan sampai mau dijadikan alat buat adu domba oleh pribadi pribadi cemen dan pengecut. Diyakini sembunyi dimana saja pasti dengan mudah terdeteksi keberadaan orang orang yang lari dari panggilan polisi. (SB)
Komentar Anda

Terkini: