Memaknai isi Pidato Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo

/ July 2, 2020 / 12:50 AM
Bagikan:
Elhan Zakaria Generasi Muda Cinta Tanah Air

Sebagai ketua umum generasi muda cinta tanah air yang menginginkan Indonesia maju serta rekan rekan sejahtera dan makmur. Saya menangkap makna atau isi dari pidato Pak Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo yang Intinya menurut saya, kita jangan lakukan hal yang biasa biasa saja, atau harus serba diatas rata rata, fokus dan serius dalam segala lini baik pemerintahan pusat, pemerintah daerah dan organisasi masyarakat yang berdiri ditengah masyarakat, juga tokoh-tokoh generasi muda serta seluruh rakyat Indonesia yang beraneka ragam suku bangsa, bahasa, dan agama. Terlihat jelas dalam Pidato Pak Presiden beliau mengatakan jika perlu perpu, akan dibuatkan, bahkan beliau mengatakan soal reputasi politiknya. Ini hal yang sangat menakjubkan dan saya merasa bangga. Bagi saya ini isyarat, saatnya generasi muda mengambil peranan dalam kemajuan bangsa dan negara. Jelas, dalam hal ini saya lihat kesempatan emas khususnya bagi generasi muda putra putri Indonesia, untuk bangkit bersama membangun  bangsa, baik melalui sektor utama seperti meningkatkan ketahanan pangan dan meningkatkan angka pendapatan daerah. Saya sempat berpikir sejenak, dan melihat Pidato Pak Presiden berulang ulang, ini berkorelasi dengan keadaan khususnya situasi ekonomi saat ini. Tak lepas dari efek wabah pandemic corona segala sesuatu yang menjadi serba terbatas dan banyak aktivitas perekonomian yang terhenti. Ditengah peraturan PSBB yang juga harus ditegakkan, namun satu sisi hal ini tidak juga menjadikan segala sesuatu benar benar stuck dan berhenti. Karena dengan diam atau bergerak, pun tubuh kita tetap perlu masukan gizi yang seimbang, perlu makan dan banyak kebutuhan lainnya.

Bersatu bersama melawan pandemic, satukan kekuatan dari sektor pembangunan 

Sebagai aktivis generasi muda yang peduli terhadap ketahanan pangan dan kelangsungan laju nya perekonomian, saya mulai mengoptimalisasi gerakan membangun kebersamaan lintas agama lintas provinsi, lintas suku bangsa. Salahsatunya saya mulai mendirikan konsorsium perusahaan untuk mempercepat proses dan komunikasi terkait beberapa project pemerintah yang akan segera dijalankan khususnya dalam project pembangunan jalan raya di Pulau Sumatra. Kebetulan, seorang teman sharring, seorang leader YTH. Irawan Saptono , tokoh media senior yang terus menerus membimbing saya dari awal untuk pendirian konsorsium ini, hal ini untuk memudahkan sirkulasi informasi yang dihimpun terkait   sub project besar pembangunan ruas jalan tahap lanjutan yang akan menyambungkan seluruh Sumatera. Dalam hal ini, saya konsentrasi dalam bidang batching plant. Memang saya bukan Insinyur, dan saya tidak memiliki perusahaan, namun dengan didirikan konsorsium, ini akan membuat setiap PT yang tergabung akan memiliki banyak kemudahan, salahsatunya informasi yang akurat terkait project project lainnya yang akan segera dijalankan.

Bersatu bersama melawan pandemic, satukan kekuatan dari sektor pertanian

Negara agraris adalah Indonesia, dan sebagian besar penduduknya bermata pencaharian di bidang pertanian. Dalam waktu dekat saya akan melibatkan diri dalam pengiriman alat atau mesin penyulingan sereh wangi agar menjadi minyak achiri ke Indonesia bagian barat, khususnya Provinsi Riau lebih tepatnya di Kabupaten Siak. Bukan hanya mesin penyulingan, yang dihantarkan juga Bibit Tanaman yang belum bisa saya sebutkan disini.  Hal ini dalam peng-optimalisasian lahan-lahan yang belum di optimalkan untuk digarap oleh masyarakat sekitar. Abdul Fatah Julianto terus menerus membimbing saya dalam hal pertanian dan pembibitan dan pendampingan terhadap petani. Beliau juga Ketua Pusat Generasi Muda Cinta Tanah Air bidang Pemberdayaan dan Pendampingan Masyarakat (Generasi Muda dan Petani). Dengan dikirimnya mesin penyulingan, saya yakinkan akan dilakukan panen raya disana. Hal ini otomatis masyarakat petani disana akan segera memetik hasil tani nya untuk mencukupi kebutuhan lainnya. Perlu diketahui kegiatan ini diakomodir oleh seorang Ibu yang mulia hatinya, yang ingin memberikan kemudahan untuk masyarakat khususnya di Provinsi Riau, Beliau adalah pemimpin masa depan Riau yang saya belum bisa sebutkan namanya. Dalam sebuah gerakan pengembangan ekonomi kerakyatan dan mendorong program industri 4.0 yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, Ibu yang mulia hatinya ini membuat gerakan terobosan dengan penggerakan generasi muda, untuk mengembangkan potensi Sumber Daya Alam Riau dan bimbingan yang berkelanjutan untuk para petani disana. Saya sangat senang bisa terlibat dalam proses ini, dalam hal ini saya belajar banyak dari apa yang saya temukan.

Bersatu bersama melawan pandemic, satukan kekuatan dari sektor usaha baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dari sisi bisnis dan politik, sosial ekonomi, dan budaya, saya ikut dalam pendirian sebuah perusahaan, untuk mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat yang siap bersinergi dengan perusahaan luar negeri maupun lokal yang berada di Indonesia. Perusahaan yang belum bisa disebutkan namanya ini, akan bergerak dibidang pertanian dan optimalisasi serta bimbingan untuk masyarakat disana. Masih banyak sektor yang akan di optimalisasi dalam beberapa waktu kedepan. Saat ini perusahaan yang saya belum bisa sebutkan namanya masih sedang dalam proses legal dan akan mulai bergerak dari Provinsi NTT. Generasi Muda NTT, saat ini sudah mampu dan menjadi Generasi Muda Cerdas yang siap mengembangkan potensi alam daerah baik SDA dan SDM nya. Saya berharap hal ini diikuti juga oleh Generasi Muda dari daerah lainnya, untuk sukses bertani. Karena tanah Indonesia adalah tanah yang subur. Jika memang ada yang perlu disuburkan saya yakin di setiap daerah pasti ada seseorang yang ahli didalam bidangnya, baik dari akademisi atau profesor ahli.

Bersatu bersama melawan pandemic, ingin banget sharring dengan tokoh karang taruna dari Bandar Lampung Amin Fauzy, AT.

Dalam hal ini, secara pribadi saya tidak mampu melakukannya sendiri. Perlu penasehat atau konsultan pribadi yang memang mampu mendorong cara berpikir saya agar bisa menjadikan sebuah wacana menjadi gerak nyata, yang mampu dirasakan langsung efeknya oleh masyarakat dengan menjadikan gerakan bagi generasi muda khususnya, karena Generasi Muda adalah pemimpin masa depan Bangsa Indonesia. Ingin banget bertemu dengan Tokoh Karang Taruna Amin Fauzy AT., duduk sambil diskusi untuk mengetahui pola agar Karang Taruna menjadi garda terdepan, baik dalam hal menghadapi pandemic covid-19 atau disektor lainnya. Karena saya lihat dan saya yakinkan bahwa karang taruna adalah beranggotakan pemuda pemudi yang tangguh, energy, dan sehat serta melek internet. Sehingga mampu mengawasi masyarakat disekitarnya dari sisi kesehatan, dan ketahanan makanan jika sampai ada keluarga yang kekurangan makanan. Dilain hal, Karang Taruna dengan diberikan kepercayaan pengelolaan lahan untuk dikelola, saya yakin hal ini akan mendongkrak perekonomian didaerahnya baik di kota, desa atau distrik. Khususnya bagi pemuda pemudi yang belum memiliki pekerjaan. Hal ini berkorelasi dengan peng-optimalisasian Bumdes dan mengurangi angka pengangguran. Saya berharap, kepada Profesor-Profesor yang memiliki ilmu dan pemilik asset yang memiliki banyak aset khususnya tanah tanah yang belum di-optimalisasikan dan sepertinya belum di maximalkan dalam pengelolaanya, untuk turut serta bersinergi dengan generasi muda cinta tanah air ini. Karena dengan mendongkrak khususnya semangat bertani bagi generasi muda, ini akan memberikan hasil positif yang saya yakin dari hal positif itu, akan memberikan hasil dan banyak kebaikan kepada generasi muda.  Masih banyak tanah tandus dan kering, masih banyak tanah kosong yang bisa ditanami. Generasi muda saatnya ambil peranan dari sektor rill mendampingi dan membantu serta mampu bersinergi dengan petani. Apa kekurangan petani, apa kelebihan petani, harus dijadikan benang merah sebagai opsi utama dalam menjaga ketahanan sandang dan pangan masyarakat paska wabah covid-19 ini.

Jika anda punya asset yang besar dan belum di optimalkan berikan kuasa pengelolaan kepada generasi muda.
Jika anda memiliki uang lebih, berikan motivasi cemerlang kepada Generasi Muda dengan memberikan kemudahan.
Jika anda berada di pemerintahan, berikan segala kemudahan kepada Generasi Muda dan Petani dalam hal birokrasi.
Sudah saatnya kita bersama bangkit pasca pandemic covid-19 ini dan ini sudah menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintahan, perusahaan swasta, perusaan PMA, dan segala lini.
Generasi Muda harus bersinergi dengan pemerintahan baik di daerah atau di pusat.
Generasi Muda saat ini adalah generasi cepat, namun tetap tidak instan. Tetap perhatikan proses untuk mendapatkan hasil yang maximal..
Welcome New Normal...
Welcome New Normal....

Mulyadi Elhan Zakaria Jayanagara
Pemimpin Masa Depan
(siap  maju untuk DPD RI JABAR 2024)
Ketua Umum Generasi Muda Cinta Tanah Air
Sekda Jakarta Pusat Partai Berkarya
Humas Brigade 08 Jakarta Pusat
Humas Koperasi Digital Indonesia
SekJend SAHABATBERKARYA
Ketua DPP #BENTENGINDONESIA
Direktur Operational #benza Asia
Colateral Agent Nusantara Holding Consortium Ventura, LTD.
Pendiri NSS (Nusantara Secreet Services)
Komentar Anda

Terkini: