Maklumat KAMI yang dinanti oleh Bangsa Indonesia

/ August 17, 2020 / 9:00 PM
Bagikan:

Akbar JH bersama Jalih Pitoeng saat menghadiri Persidangan di PN Kota Tangerang

"Maklumat KAMI yang dinanti oleh Bangsa Indonesia"

oleh : Akbar JH

Menarik untuk disimak acara perdebatan kemarin yang ditayangkan oleh TVONE antara Syahganda Nainggolan (Sekretaris Komja KAMI), Kapitra Ampera (Pengacara), Djayadi Hanan (LSI) terkait dengan posisi, tujuan dan performa gerakan KAMI (Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia) yang mengambil sikap bersebrangan (Oposisi) terhadap pemerintahan saat ini.

Secara sederhana dan gamblang strike to the point pandangan yang disampaikan oleh Syahganda Nainggolan bahwa KAMI (Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia) adalah wadah perjuangan bersama Gerakan Moral (Moral Force) yang terdiri dari seluruh unsur elemen-elemen di masyarakat yang memiliki berbagai macam latar belakang didalamnya seperti kaum intelektual, akademisi, aktivis, purnawirawan TNI/Polri, mahasiswa, emuda dan Barisan Emak-Emak yang sangat peduli terhadap situasi kondisi bangsa saat ini.

Performa perjuangan KAMI sebagai Gerakan Oposisi Non Parlemen yang digagas oleh lebih kurang 150 Tokoh Indonesia dalam situasi bangsa saat ini kehadirannya sangat diperlukan bagi rakyat Indonesia ketika kekuasaan di Indonesia sekarang ini tidak mampu dalam menyerap aspirasi publik di semua sendi kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

Sebagai contoh persoalan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ternyata menurun hingga (-5,2%) ini menunjukkan bahwa kinerja pemerintah belakangan ini tidak berhasil meningkatkan sektor ekonomi kita yang pada akhirnya ini akan memunculkan resesi, belum lagi laju inflasi tinggi dus ujung-ujungnya jurus pemerintah terakhir adalah dengan memperbesar hutang, konsekuensinya hutang negara yang semakin lama semakin menumpuk berakibat pada potensi gagal bayar dikarenakan kondisi keuangan Indonesia yang bangkrut.

Kembali kepada  pandangan yang disampaikan oleh Syahganda Nainggolan kemarin tentang substansi dari tujuan perjuangan gerakan KAMI serta 'kisi-kisi' dari isi Maklumat KAMI yang rencananya akan di bacakan pada deklarakasi KAMI besok pada tanggal 18 Agustus 2020, sejatinya hal ini juga membantah segala tudingan-tudingan miring yang selama ini dialamatkan kepada KAMI. Sementara itu apa yang disampaikan oleh Kapitra Ampera kemarin tentang keberadaan, posisi dan tujuan KAMI tentunya publik berhak menilai bahwa yang disampaiknya itu tidak lah berdasar, mengada-ada, terlalu tendesius, tidak nyambung bahkan sesungguhnya ia sendiri pun belum memahami dan belum sampai tingkat pemikirannya mengenai apa saja yang digagas dan apa saja yang akan direalisasikan kedepannya secara riil dalam perjuangan strategis KAMI itu sendiri.

Diibaratkan bahwa KAMI itu adalah oase di tengah gurun pasir yang sangat dinanti kehadirannya oleh seluruh masyarakat Indonesia dimana kehidupan masyarakat sekarang ini dari hari ke hari semakin termarginalkan di semua sendi kehidupan baik itu secara sosial, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, kesehatan, korupsi serta Hak Azasi Manusia dus ditambah lagi dengan situasi dunia saat ini yang sedang dilanda bencana global berupa pandemi virus corona.

Oleh karna itu hingga saat ini publik sedang menantikan apa yang akan menjadi isi dari butir-butir  MAKLUMAT KAMI (Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia) tersebut, dan harapan kita bersama semoga Maklumat KAMI ini nantinya akan benar-benar menjadikan suatu solusi akal sehat demi menyelamatkan negara Indonesia dari jurang krisis serta bisa mengembalikan lagi jatidiri bangsa Indonesia sesuai dengan cita-cita proklamasi kemerdekaan 17 Agustus  1945 yang secara kongkrit satu diantaranya adalah Dengan menolak segala bentuk dominasi dan kepentingan asing apapun juga yang dilakukan di atas kekayaan alam tanah air dan bumi Indonesia. (SB)
Komentar Anda

Terkini: