Para Pangeran dan Tokoh Masyarakat Dukung Penuh Pendirian Tani Karya - Sumari Daeng Toba Disebut Ibu Tani

/ October 22, 2020 / 1:44 PM
Bagikan:

Sumaria Daeng Toba (Ibu Tani Indonesia)

SUARABERKARYA.COM -  Jakarta 22 Oktober 2020. Melewati perjalanan panjang didirikannya Tani Karya bukan tiba tiba berdiri, namun atas dasar dorongan yang kuat dari masukan pemikiran masyarakat, baik amsyarakat biasa, pemangku adat, dan tokoh politik. Sebelum berkiprah di Tani Karya, Sumaria Daeng Toba berkiprah dengan PERWIRA. Organisasi PERWIRA (Perkumpulan perempuan wirausaha) adalah suatu wadah perkumpulan para perempuan wirausaha yang didirikan secara sah berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku atas dasar kesamaan tujuan dan Aspirasi, Sumaria Daeng Toba komandoi Kalimantan Timur yang dilantik 17 Januari 2017.

Sumaria Daeng Toba berhasil Membawa PERWIRA Mendunia

Sumaria Daeng Toba bersama tamu dari Luar Negeri
 

PERWIRA menjadi jembatan Sumaria Daeng Toba menyusuri lapas lapas di Kalimantan Timur, narapidana menjadi saksi perjalannya dimana sosok Ibu dari 7 anak ini terus mengubah paradigma masyarakat terhadap penghuni lapas, serta menyiapkan keahlian mereka untuk ketika mereka keluar dari penjara bisa bangkit mandiri. UKM digerakan didalam lapas selama beberapa tahun dan sudah menghasilkan produk berupa kerajinan tangan, produk makanan olahan, dan cinderamata. Elza Syarif adalah ketua umum PERWIRA, dan terus mendukung penuh apa yang dilakukan Sumaria Daeng Toba sampai saat ini,

Sumaria Daeng Toba dengan Elza Syarif
 




 

Selain di lapas, PERWIRA Sumaria Daeng Toba bawa ke sawah dan ladang ke bidang UKM dan IKM yang dijadikan pengembangan oleh petani. Salahsatunya pengembangan ekonomi kerakyatan di Bukit Soeharto petani nanas, yang Dia olah menjadi produk olahan dari nanas. Juga dibidang perikanan, sempat beberapa waktu lalu Sumaria Daeng Toba viral karena ikan olahan menyerupai sardine yang sudah siap dipasarkan, namun terbentur kondisi covid-19 sehingga hal ini tertunda.

Bersama Petani
 

Sumaria Daeng Toba dalam Arena Politik

Dalam hal politik Sumari Daeng Toba diberikan Mandat oleh Tommy Soeharto untuk komandoi DPW Kalimantan Timur Partai Berkarya. Tidak main main, titah itu tetap dilaksanakan walau kita tau Partai Berkarya sedang berdinamika. Baginya menjaga marwah adalah keterpanggilan jiwa. 

Sumaria Daeng Toba, Titik Soeharto, Tommy Soeharto


Tani Karya akan menjadi pelopor Kongres Petani Asia Tenggara pada 2021

Perjalanan Tani Karya sempat menjadi perhatian khusus oleh  beberapa pihak yang seperti merasa ditinggalkan, kaget, dan  merasa risih karena Tani Karya begitu cepatnya diterima oleh masyarakat petani diseluruh Indonesia. Tani Karya memang didirikan atas dasar dorongan yang kuat dari beberpa daerah yang menginginkan kemudahan kemudahan yang diperoleh petani seperti zaman Pak Harto. Setelah Izin kepada Hutomo Mandala Putra, SH., Sumaria Daeng Toba  langsung bicara kepada Elhan Zakaria Collateral Agen Nusantara Holding Consortium Ventura, LTD., yang juga aktivis di Partai Berkarya. Dan memang tidak bercerita banyak soal pengembangan ekonomi kerakyatan ini karena dikhwatirkan adanya miscomm akibat kebanyakan pengurus, karena  Tani Karya bukan dibentuk untuk dijadikan struktur kecamatan kabupaten. Tani Karya adalah program pengembangan yang  berdiri Independen. Bisa suatu hari diadopsi oleh Tommy Soeharto untuk dijadikan Program Partai, namun tidak saat ini karena partainya sendiri sedang dalam sengketa.

Perjalanan di Jawa Barat (Cianjur-Sukabumi-Kuningan-Pangandaran- Waduk Cirata) dibawah  Komando Abah Cendana
 



Menuju Swasembada Pangan adalah tujuan utama, walau Tani Karya bukan yang pertama tapi tim tani karya belajar banyak dari beberapa sektor. Terlebih Kombinasi jurus cerdas yang diaplikasikan Oleh Elhan Zakaria mantan Agent Nusantara Holding  yaitu P4, atau Public Private Partnership for People. Yang artinya Investor bisa langsung sentuh petani dengan menggaris bawahi kata Private, dengan begitu Petani bisa langsung mendapatkan bantuan.












Komentar Anda

Terkini: