Jika Pemerintah kurangi subsidi pupuk - Tani Karya akan berkolaborasi membangun Pabrik Pupuk di Seluruh Provinsi

/ November 8, 2020 / 8:30 PM
Bagikan:
Tim Tani Karya di Ladang Jagung

Pada 8 November 2020 Tim TaniKarya meninjau lokasi ladang Jagung yang akan dijadikan bahan baku utama untuk  pembuatan pakan ternak. Kegiatan ini didampingi Sukirman Baso Peta adik dari H Andi Baso Diman ketua Partai Berkarya Kutai Timur. Tani Karya adalah program pengembangan ekonomi kerakyatan dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat. Sejak mendapat restu dari Tommy Soeharto, Sumaria Daeng Toba terus bergerak  bersinergi dengan Elhan Zakaria Jayanagara untuk mengembangkan potensi ekonomi berbasis pertanian perikanan dan ekonomi kreatif yang ada.  Sampai hari ini 8 November 2020, sudah 19 provinsi yang siaga mengadopsi program TaniKarya.

Isu yang berkembang tahun depan subsidi pupuk pemerintah untuk Petani akan dikurangi. Ini bagi Tani Karya adalah peluang besar untuk memproduksi pupuk murah berkwalitas baik. Salahsatu jurus utama tani karya adalah membuat pabrik pupuk di setiap provinsi dengan mengedepankan pemimpin daerah sebagai komando barometer regulasi pupuk lokal pada tingkat Kabupaten atau Kota. Kita lihat isu berkembang saat ini banyak sekali pemborong pupuk yang mencari pupuk ribuan ton, ini dikarenakan isu pupuk subsidi pemerintah akan dikurangi, dan kami Tani Karya meng-antisipasi itu.

Terlepas dari itu semua, Elhan Zakaria sebagai  Diektur Pengembangan program Tani Karya mengatakan “isu yang kurang elok terkait akan diputusnya subsidi pemerintah untuk pupuk, hal ini menjadikan Tani Karya diserbu perusahaan pupuk untuk dikembangkan diseluruh Indonesia, namun perlu diperjelas kami akan membuat pabrik pupuk di setiap provinsi dan dikomandoii oleh Bupati atau Walikota atau orang orang yang berada di pemerintahan daerah, hal ini agar tetap terorganisir segala kebijakan pemerintah yang ada”, pungkasnya.

Elhan menambahkan “Ini berat, yang awalnya kami hanya membantu petani untuk menjualkan produk nya dengan kolaborasi dengan UKM dan IKM agar tercipta ekonomi kreatif saat ini menambah Haluan dengan pembuatan pabrik pupuk dan pengembangan progam ekonomi kerakyatan lainnya.  Sementara Sumaria Daeng Toba mengatakan “ini akan segera dimulai dengan Kongres Tani se-Asia Tenggara yang akan kami gelar awal tahun 2021”.

Sampai hari ini TaniKarya menjadi reseller beras di beberapa daerah yang masih dirahasiahkan untuk menjaga regulasi harga beras, karena harga beras tani karya relative lebih murah.  Selebihnya Tani Karya akan menjadikan base utama Kalimantan Timur dan Jawa Barat sebagai barometer utama. -red

 

Komentar Anda

Terkini: