YP. RESIKOBRA fokuskan Program P4GN - Bersama Mengelola Sampah Masyarakat, Menjadi Pupuk Masyarakat

/ April 23, 2021 / 4:48 PM
Bagikan:

Rika Puspita Sari Ketua Umum YP. Resikobra

Dengan makin meningkatnya pengguna narkoba dari tahun ke tahun di berbagai negara, serta maraknya peredaran narkoba di semua kalangan, baik anak-anak remaja bahkan usia produktif, maka perlu kepedulian kita sebagai pribadi dan masyarakat dalam pembentukan karakter generasi penerus bangsa, karena persoalan narkoba ini perlu perhatiaan khusus dari seluruh komponen masyarakat Indonesia karena sudah tergolong Extraordinary Crime (Darurat Narkoba).

Banyaknya pengguna narkoba, dikarenakan bisnis ini sangat menggiurkan dan mengkawatirkan. Sehingga makin banyak pula bandar dan pengedar narkoba. Penyebabnya bisa karena desakan ekonomi. BNN serta Reserse Narkoba tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan permasalahan Narkoba. Untuk itu diharapkan peran serta dan semangat kerjasama dari seluruh komponen masyarakat. Harapannya peredaran narkoba bisa dihentikan dan tidak ada lagi korban pengguna narkoba.

Sebagai yayasan yang bergerak merehabilitasi korban narkoba, Yayasan Presidium Rehabilitasi Korban Narkoba (YP.RESIKOBRA) peduli akan keberlangsungan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Oleh karena itu, YP.RESIKOBRA mempunyai visi Mengolah Sampah Masyarakat Menjadi Pupuk Masyarakat dengan Methode 3 in 1 Cakra Kahuripan. Yaitu Rehabilitasi yang menggunakan Proses Rehabilitasi Medis untuk mengetahui tingkat pemakaian pecandu narkoba dan mengetahui kesehatan pecandu sebelum menjalani program selanjutnya. Setelah melalui pengecekan medis yaitu, Rapid Test, Pemeriksaan TBC, HIV dan AIDS, Urine Test, dan Assessment, maka pecandu tersebut menjalani proses Rehabilitasi Herbal, yaitu meminum ramuan tanpa bahan pengawet yang berasal dari 45 tumbuhan yang berada diseluruh Indonesia.

Proses Rehabilitasi herbal bisa dilakukan dengan cara Mandiri diawasi pihak keluarga dirumah yang kita sebut dengan Pendamping Minum Herbal atau melalui Rawat Inap di facility YP.RESIKOBRA. Selama menjalani Rehabilitasi Herbal tersebut, pecandu narkoba akan mengalami detoksifikasi terkuras nya darah yang sudah tercampur senyawa narkoba untuk menjadi darah yang baru didalam aliran tubuh pecandu narkoba. Proses ini berlangsung selama 99 hari dengan keberhasilan 70%, bagaimana dengan Rohani pecandu tersebut ??? Methode Rehabilitasi Spiritual yang akan berdampingan selama pecandu menjalani proses Rehabilitasi Herbal. Rehabilitasi Spiritual berguna agar si pecandu mengingat Sang Pencipta, untuk yang Muslim kembali mengingat Allah S.W.T, yang Kristen mengingat Tuhan Yesus, dan seterusnya untuk agama lain. Melalui latihan pernapasan meditasi yang rutin dilakukan setiap hari selama pecandu menjalani proses Rehabilitasi.

Berjalannya waktu rehabilitasi terlihat dari seberapa berat tingkat kecanduan pecandu tersebut, setiap pencandu bersifat WAJIB mengikuti proses Rawat Jalan hingga selesai sebagai persyaratan mengikuti Program Pasca Rehab. Program Pasca Rehab YP.RESIKOBRA meliputi pelatihan yang bekerjasama dengan 7 (tujuh) kementrian, antara lain Kementrian Pertanian, Kementrian Kehutanan, Kementrian Perikanan dan Kelautan, Kementrian Koperasi, Kementrian UMKM dan Lain-lain. Dalam program Pasca Rehab ini pecandu akan diberikan bukan hanya pelatihan, akan tetapi dilatih untuk kewirausahaan sesuai dengan skill dan kemampuan yang dimiliki selama 5 (lima) hingga 7 (tujuh) tahun. Program ini bertujuan agar pecandu tidak kembali RELAPS untuk menggunakan narkoba. Total pulihnya pecandu menjadi 100% setelah mengikuti program Pasca Rehab dan selanjutnya siap kembali ke masyarakat. Jadi, yang dahulu nya dianggap Sampah Masyarakat kini Menjadi Pupuk Masyarakat dengan membawa Motto : “Satu Langkah Berjuta Makna Menuju Indonesia Bersinar”. -red

Komentar Anda

Terkini: