Eggi Sudjana Menjawab Tanggapan Pihak Istana Atas Gugatan TPUA Terhadap Presiden Jokowi

/ May 1, 2021 / 5:03 PM
Bagikan:


SUARABERKARYA.COM, JAKARTA - Belum 24 jam TPUA (Tim Pembela Ulama dan Aktivis) layangkan gugatan terhadap presiden, ternyata berita tentang gugatan Eggi Sudjana, Jalih Pitoeng dkk sudah semakin ramai diperbincangkan. Terutama di media sosial dan media online.

Tak luput pula gugatan tersebut mendapat tanggapan miring dari pihak istana sebagaimana yang diutarakan oleh Ade Irfan Pulungan dari Kantor Staf Presiden.

Sebagaimana dilansir dari news.detik.com siang tadi, Ade Irfan Pulungan mengatakan bahwa TPUA harus belajar hukum lagi.

Kantor Staf Presiden (KSP) angkat bicara mengenai gugatan TPUA tersebut. Menurutnya, gugatan menuntut Jokowi mundur itu tidak berdasar.

"Pertanyaan saya adalah, gugatan yang diajukan Muhidin Jalih dkk ini, termasuk Bang Eggi Sudjana, itu dalam konteks secara hukum terpenuhi nggak unsur-unsurnya. Atau sebagai perasaan saja, jadi melihat secara umum, teman-teman ini dibawa perasaan. Bapernya terlalu tinggi," kata Tenaga Ahli KSP Ade Irfan Pulungan kepada wartawan.

"Proses mengundurkan diri, ada mekanismenya yang diatur UUD. Itu yang harus dicermati. Kita bisa bilang tidak boleh kita terbawa emosi, dan terbawa perasaan melihat sesuatu, sehingga 'ya udah mundur aja Pak Jokowi', itu nggak boleh. Cobalah teman-teman yang mengajukan gugatan ini belajar lagi lah ilmu hukum. Kalau nggak bisa nanti saya kasihkan privatnya," kata Ade.

Dia juga heran dengan tudingan Jokowi membohongi publik. Menurut, Ade tudingan itu sangatlah subjektif. Ade pun kembali meminta TPUA untuk tak asal menggugat.

Menyikapi tanggapan Ade Irfan Pulungan tersebut Eggi Sudjana pun balik mengomentarinya.

"Menghina kapasitas orang itu tanda tidak berilmu juga menafikan fakta-fakta dan data-data yang setidak nya 66 janji Jokowi yang tidak ada realisasinya" ungkap Eggi Sudjana, Sabtu (01/05/2021).

"Kita juga tentunya tidak asal melayangkan gugatan saja. Pasti sudah kita persiapkan semuanya. Bahkan kita sudah siapkan gugatan tersebut dalam 153 halaman. Intinya nantilah kita uji di Pengadilan" lanjut Eggi Sudjana.

"Tolong perhatikan gaya kepemimpinan Fir'aun lewat surat Al-Qosas ayat 4 dan 39, ada 6 hal  yaitu; 

1 . Berbuat sewenang-wenang, 

2 . Memecah belah Rakyat nya,

3 . Menindas Rakyat nya, 4 . Membunuh karakter juga fisik Rakyatnya, 

5 . Berbuat kerusakan 

6 . Fir'aun erlaku sombong beserta para balatentaranya, lihat persamaan nya yang terjadi di negeri kita yang kita cintai saat ini" sambung Eggi Sudjana mengingatkan.

"Jika Adinda Ade Irfan Pulungan cerdas maka akan menyadari kekeliruan nya. Semoga Allah Subhahu Wa Ta Ala  memberi hidayah pada kita semua. Aamiin" pinta Eggi Sudjana seraya mengakhiri pembicaraannya. (SB)

Komentar Anda

Terkini: