Hentikan Fitnah Dan Adu Domba Kepada Umat Islam!

/ May 4, 2021 / 1:57 PM
Bagikan:

Pernyataan Purnawirawan Pejuang Angkatan Darat

"HENTIKAN KEGIATAN FITNAH DAN ADU DOMBA KEPADA UMAT ISLAM"

SUARABERKARYA.COM, BANDUNG - Penduduk NKRI saat ini kurang lebih 87% adalah Umat Islam, sangat wajar para pakar pertahanan berpendapat, bahwa kekuatan nyata untuk menyelamatkan dan menegakkan kedaulatan NKRI dari ancaman Neo Komunisme, adalah kemanunggalan TNI dan rakyat, khususnya kemanunggalan TNI dan Umat Islam.

Kemanunggalan TNI dengan ummat Islam, adalah perpaduan sistem senjata teknologi dan sistem senjata sosial yang merupakan kebanggaan bangsa Indonesia. Kemanunggalan TNI dan umat Islam telah terbukti sukses dalam menumpas Pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948 dan Pemberontakan G 30 S PKI tahun 1965.

Untuk hal tersebut kami nyatakan sbb;

Bismillahirahmanirrohiim,

1. Para Purnawirawan Pejuang Angkatan Darat, sangat faham bahwa HRS dan FPI TIDAK BERNIAT mendirikan NKRI berdasarkan ISLAM atau KHILAFAH.

2. Para Purnawirawan Pejuang Angkatan Darat, sangat faham bahwa HRS dan FPI BERNIAT untuk mengembalikan Pancasila dan UUD NKRI yang ditetapkan tanggal 18 Agustus 1945.

3. Para Purnawirawan Pejuang Angkatan Darat, sangat faham bahwa HRS dan FPI  berniat melakukan Revolusi Akhlak Pancasila, demi NKRI yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

4. Para Purnawirawan Pejuang Angkatan Darat, sangat faham bahwa HRS dan FPI adalah mitra TNI dalam mengatasi akibat bencana alam.

5. Para Purnawirawan Pejuang Angkatan Darat sangat faham bahwa HRS dan FPI adalah mitra POLRI dalam mengatasi penyakit masyarakat.

6. Para Purnawirawan Pejuang Angkatan Darat sangat faham bahwa HRS dan FPI bukan TERORIS bukan SEPARATIS dan bukan PEMBERONTAK.

7. Para Purnawirawan Pejuang Angkatan Darat sangat faham, bahwa HRS dan FPI sedang di kriminalisasi di persekusi, di bunuh dan bahkan di FITNAH sebagai TERORIS, SEPARATIS, dan MAKAR.

8. Para Purnawirawan Pejuang Angkatan Darat sangat faham bahwa umat Islam sedang diadu domba dan di fitnah INTOLERAN, RADIKAL dan TERORIS.

9. Para Purnawirawan Pejuang Angkatan Darat sangat faham bahwa para BONEKA OLIGARKI NEO KOMUNISME sedang MELAKUKAN TEROR dan FITNAH KHUSUSNYA TERHADAP UMAT ISLAM.

10. Para Purnawirawan Pejuang Angkatan Darat sangat faham bahwa Neo Komunisme sedang MENGHANCURKAN KEMANUNGGALAN TNI dengan UMMAT ISLAM, dan sedang menghancurkan kekuatan Umat Islam dengan politik belah bambu, dan adu domba.

Untuk diketahui fitnah dan adu domba antara internal umat Islam, fitnah dan adu domba antar umat ISLAM dengan TNI, sangat merugikan kemanunggalan sistim senjata sosial dan sistim senjata teknologi, sangat merugikan dan menghancurkan kemanunggalan TNI dengan umat Islam. Upaya menghancurkan kemanunggalan TNI dengan ummat Islam, berarti melemahkan kekuatan pertahanan rakyat semesta, artinya melemahkan kekuatan NKRI. Patut diduga OLIGARKHI NEO KOMUNISME sengaja sedang berupaya menghancurkan dan memporak porandakan NKRI.

Para Purnawirawan Pejuang Angkatan Darat, menghimbau kepada TNI, segera sadar tentang adanya ancaman dari OLIGARKHI NEO KOMUNISME, untuk itu segera bersikap dan berbuat untuk menyelamatkan dan menegakkan kedaulatan NKRI. 

DALAM BERSIKAP DAN BERBUAT, JANGAN SALAH LIRIK DAN JANGAN SALAH TEMBAK. MUSUH TNI, ADALAH OLIGARKI NEO KOMUNISME.

Para Purnawirawan Pejuang Angkatan Darat, menghimbau kepada aparat hukum, segera menghentikan kriminalisasi, persekusi, diskriminasi hukum dan fitnah kepada umat Islam. Para Purnawirawan Pejuang Angkatan Darat, menghimbau kepada aparat hukum, demi persatuan dan kesatuan bangsa, demi ketenangan, ketentraman dan stabilitas keamanan, sebaiknya Anton Permana, Djumhur, Syahganda Nainggolan, Munarman, dan HRS  serta ulama lainnya segera dibebaskan.

Para Purnawirawan Pejuang Angkatan Darat menghimbau kepada para BONEKA OLIGARKI NEO KOMUNISME, dalam menyelesaikan permasalah bangsa, segera menghentikan politik belah bambu, adu domba, dan fitnah kepada umat Islam. Sebaiknya menjaga soliditas dengan para ulama dan umat Islam yang dianggap kritis dan berseberangan untuk diajak berdialog, berdiskusi dari hati kehati untuk mencari solusi agar bangsa Indonesia terhindar dari perpecahan dan penjajahan gaya baru dari asing dan aseng.

Semoga Allah SWT menyelamatkan NKRI dari ANCAMAN OLIGARKHI NEO KOMUNISME.


Bandung, 2 Mei 2021

Mewakili Para Purnawirawan Pejuang Angkatan Darat;


1. Deddy S Budiman Mayjen TNI Purn

2. Budi Sujana Mayjen TNI Purn.

3. Yayat Sudrajat Letjen TNI Purn.

4. Anton Pramono Brigjen TNI Purn.

5. Adi Suranto Brigjen TNI Purn.

6. R. Kun Priambodo Brigjen TNI Purn.

7. Ismail Brigjen TNI Purn.

8. Nardi S Brigjen TNI Purn.

9. Suyatno Kol Cba Purn.

10. Joko Suyono Kol Caj Purn.

11. Darussalam Kol Cba Purn.

12. Endang Budiyawan Letkol Inf Purn.

13. Sudiyono Kol Kav Purn.

14. DR Nasukha Brigjen TNI Purn.

15. Moch Toha Kol Inf Purn.

16. Burhanuddin P Letkol Inf Purn.

17. M. Yasir Letkol Arm Purn

18. Dedi Soeprijadi Brigjen TNI Purn.

19. Surianto Kol Cba Purn.

20. Sudibyo Brigjen TNI Purn.

21. Dedi Ridwan Kol Cpl Purn.

22. Hari Pramono Kol Cku Purn.

23. Wahyu Setiana Kol Kav Purn.

24. Robby WK Mayjen TNI Purn.

============================

Komentar Anda

Terkini: