Elhan Zakaria : dalam hal Ekonomi Pro Rakyat, sinergi dengan Kementerian terkait itu sudah seharusnya…!!!

/ November 6, 2021 / 1:14 PM
Bagikan:

 

Elhan Zakaria Jayanagara

Jakarta 06/11/2021 - Semenjak Elhan Zakaria menjadi Sekretaris Jenderal perhimpunan Petani (Penyangga Tatanan Negara Indonesia) dibawah komando Mayjen TNI (Purn) Tatang Zaenudin Presiden Tani Indonesia, dia bersikeras sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pihak pengusaha lokal investor pembimbing, para ahli, untuk mewujudkan Ekonomi Rakyat yang Pro Rakyat. Elhan akan segera rilis program  yang bisa dijalankan oleh para kelompok tani, terutama petani pesisir dan nelayan, atau kelompok usaha bersama (KUB tani).

Pengalaman di Nusantara Holding Consortium Ventura LTD. Bertahun tahun membuatnya memahami pola untuk mendatangkan pendanaan langsung, terlebih sejak tahun 2021 Elhan Zakaria ditunjuk sebagai Risk Management Director Crown Good Limited, sebuah perusahaan Asset Management and Services Provider (Instrument).  Sejak di Nusantara Holding memiliki 2 Program Unggulan, salahsatunya Public Private Partnership for People (P4). P4 ekonomi konsep yang sejak tahun 2011 digaungkan oleh tim independen Nusantara Holding. Pada akhirnya hari ini Program P4 tersebut sudah mendekati. Ir. H. Joko Widodo sering mengatakan PPP Project, atau Public Private Partnership yang artinya kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (“KPBU”) dengan skema penyediaan infrastruktur publik yang melibatkan peran pihak swasta. Sedangkan, peran pihak swasta adalah menyediakan dan mengelola infrastruktur publik selama jangka waktu tertentu yang telah disepakati. Elhan Zakaria menambahkan “P4 ekonomi konsep dan PPP hari ini tidak beda jauh, dalam program nusantara holding itu ada 4P nya, karena P yang terakhir adalah People yang artinya Petani, Nelayan, Peternak, Pengusaha UKM. Dan konsep itu sudah dijalankan dengan saat ini pembiayaan KUR dipermudah dan juga Presiden RI Ir, H. Joko Widodo sudah instruksikan untuk pelajari dan aplikasikan program KUR tersebut oleh masysarakat petani, dan sadar tidak sadar banyak pihak baik pengusaha lokal atau para pengusaha pada saat ini, sukses menjalankan program ini”, pungkasnya.

Program Unggulan Pro Rakyat

Program kedua adalah pasar rakyat benjenjang jaringan, dimana membernya saling terkonekasi seprti multilevel marketing. Program ini seperti minimarket kecil yang disiapkan untuk menampung produk produk ukm rakyat sebagai CBU (Central Bisnis Unit), dan anggotanya terkoneksi dalam 1 kartu jaringan yang berfungsi untuk segala macam kebutuhan rumah tangga. Bisnis retail berbadan hukum koperasi ini memang disiapkan untuk bisa diaplikasikan di seluruh desa Se – Indonesia dengan misi menurunkan harga jual (karena lokal pasti murah) dan masysarakat dididik tertib administrasi. Redaktur minta menjelaskan lebih lanjut namun Elhan Zakaria enggan menjawab banyak “kita diskusi saja, bedah sekalian agar kalau ada yang kurang bisa dilengkapi”, tegasnya.

Dua program unggulan ini sempat bocor kepada beberapa rekan, namun Elhan Zakaria tidak melanjutkanya, terlebih adanya perbedaan visi misi. “Saya tekankan petani, nelayan, peternak, jangan hanya dijadikan objek, tapi subjek, itu dulu misi nya samakan, selebihnya pemerintah menjadi fasilitator yang baik,  baru hayu kita duduk bareng”, pungkasnya.

Baru baru ini Elhan Zakaria bersama para petinggi PT. Crown Good Indonesia dan Crown Good Limited ramai diperbincangkan untuk aplikasikan fintex (financial texnologi) untuk menopang lajunya pertanian, peternakan, perikanan, penggerak ukm dan ikm. Elhan enggan menjelaskan lebih panjang dan minta of the record, “sepertinya biar kementerian terkait yang luncurkan program ini, dan segala sesuatunya kami siap”, dengan tegas. Elhan menambahkan “dalam hal kedua program yang saya berikan kisi kisinya tadi adalah modal jaringan yang kuat, dan itu  yang kami andalkan, dimana setiap orang akan terkoneksi disana pasti ada jumlah anggota, dan jika program ini dipegang oleh perorangan itu pasti akan menjadikannya raja, maka dari itu biar tidak ada fitnah dan dominasi integral mendingan biar kementerian terkait saja yang luncurkan programnya, tunggu ya” pungkasnya.

Elhan Zakaria bersama Presiden Tani Indonesia Mayjen TNI (Purn) Tatang Zaenudin

Saya bocorkan syaratnya jika pararekan mau Budidaya Lobster, Kepiting dan Rajungan dibawah naungan KKP, “kelompok usaha bersama  harus memiliki NIB yang terdaftar di OSS, setelah itu mereka ke notaris untuk di sah kan terlebih dahulu, lalu komunikasikan dengan DKP di daerah setempat untuk mendapatkan quota. Biasanya dari KKP akan didatangkan para ahli untuk sosialisasi program nya terlebihdahulu” tegasnya.  “perlu diketahui permenKP No.17 sendiri adalah revisi dari permenKP. No 12, bukan hanya pada ketentuan atau aturan panen benur. Namun juga dititikberatkan pada zonasi budidaya, dan  yang disebut Zona 1 adalah lingkar pesisir  pulau jawa yang cocok untuk benur muda 0 – 5 gram, Zona 2 benur seberat 5 gram – 50 gram di pesisir  Sumatra, dan diatas 100 gram benur lobster dikembangkan di Indonesia timur. Laut Indonesia timur sangat cocok untuk penggemukan mungkin karena ada sesuatu hal yang saya belum faham kenapa Indonesia Timur menjadi zona terbaik, namun yang bisa saya jelaskan kalau diatas 100 gram benur itu bisa tumbuh cepat dan bagus di zona 3 indonesia timur” pungkasnya.

Budidaya Tanaman Hias dihalaman rumah

Elhan Zakaria, politisi muda asal Sunda ini memang berkecimpung dalam hal program ekonomi untuk rakyat. Bagian terpenting yang tidak kita sadari adalah Elhan memiliki Youtube aktif yang sejatinya itu program nya dia sendiri dalam misi “mengangkat karya karya rakyat”, selebihnya Elhan berada di berbagai organisasi, itu tandanya pemikiran dia dibutuhkan disana. Namun sepertinya Elhan lebih independent dalam pergerakannya yang sudah mulai tidak membawa embel embel organisasi dalam pergerakannya, makanya dalam setiap langkahnya menunggu waktunya tiba. “Sudah sering saya buka akses dan pola untuk rekan rekan untuk partnership, namun pada akhirnya kembali lagi kesaya maka dari itu saya sekarang lihat siapa yang memang siap dan sigap saja, selebihnya mau bersama berjuang hayu saja jalan bareng dalam tuntaskan visi misi jika sejalan. Dan saya sudah persiapan sama AB. Julianto, Rizky Prihanto, Aldi Mutalik, dan Elin Herliana akan membuat prototype di Riau untuk Budidaya Lobster dan edukasi permenKP no 17 Tahun 2021, setelah darisana saya akan bagikan ilmunya silahkan temen temen persiapan ya, dan ini sudah sesuai dengan Instruksi Presiden Tani Indonesia Mayjen TNI Purn. Tatang Zaenudin”, tegasnya. Sebelum wawancara ditutup Elhan mengatakan “yang punya kopra asalan hubungi Elhan ya, bisa di email elhan@bintangmapan.com”, terimakasih

Komentar Anda

Terkini: