Dimana Keadilan Untuk Saya ???....

/ December 1, 2021 / 1:05 PM
Bagikan:
Rani Andini Yasa, SH.

Assalamualikum wr. Wb. Saya Rani Andini Yasa,SH mantan anggota Polri Polda Maluku Utara  membuat pernyataan atas kezoliman yg selama ini saya alami, karena kesalahan saya hanya 1 namun ada oknum yg membesar2 kan masalah saya dan saya meminta kepada seluruh Ahli hukum pidana dan Ahli hukum Lainnya termasuk Ketua Komisi DPRD propinsi Maluku Utara, yang mana bahwa saya di Tuduhkan melakukan satu kasus yg mana mereka tidak mampu utk membuktikan saat itu dan sudah di SP3 sesuai hasil Gelar Perkara pd tgl 22 desember 2020 atas pengaduan saat itu kemudian saya perempuan di tuduhkan melalukan kekerasan Psikis terhadap mantan suami saya yg mana kasusnya bermula di mulai dari perampasan Hp saya pada tgl 18 oktober 2020.. dari situlah semua hak saya di cabut sekarang pimpinan lebih Tajam ke bawah namun Tumpul ke atas saya juga mendapatkan pelecehan oleh salah satu Oknum Dir yg mana memegang pantat saya saat saya membuatkan Teh saat itu.. semua ini berawal dari Rasa cemburu yg mana saya juga di sukai oleh oknum tersebut saya meminta kepada seluruh masyarakat untuk kembali membantu mengungkap kasus saya.. perlu diketahui bahwasanya saya sendiri sudah pisah ranjang dari tahun 2019 dan sudah di Talak secara agama sebanyak 10 kali oleh mantan suami saya dan sekarang sdh sah cerai atas putusan Pengadilan Agama Ternate.. saya sendiri sudah di pecat dr dinas Polri yg tidak sesuai aturan perundang2an karena Pasal demi pasal yg tidak sesuai dengan kadar pelanggaran saya yg mana sudah di rekayasa semuanya, kemudian saya juga melaporkan oknum tersebut ke dinas dalam hal ini Propam namun tidak di proses sampai sekarang mulai dari perampasan Hp saya.. kemudian pelecehan yg sy alami .. kemudian foto2 saya di sebarkan apa semua ini bukan merupakan suatu  tindak pidana??? Namun semua menutup mata dan mengatakan saya merekayasa akan hal tersebut saya di tuduhkan dengan  berbagai  macam perbuatan yg tidak saya lakukan mulai di proses yg tidak cukup bukti kemudian perampasan hp saya dan penyebaran foto2 saya yg saya laporkan juga mereka tidak di proses kemudian saat ini saya di Tahan di Polres Ternate yang mana saya di Tangkap di jalan seperti layaknya seorang Teroris padahal saya hanya seorang perempuan dan anggota Polri masih aktif saat itu cukup 2 anggota pasti saya sudah ikut namun hal itu tidak bagi saya karena saya di Tangkap di jalan Raya seperti seorang teroris yg mana didalam Sprint penangkapan 16 org namun yg datang menangkap saya sudah lebih dari 30 org yg lain dgn menggunakan motor dan mobil.. sekarang saya sudah di Tahan di dalam Rutan Polres Ternate namun saya di Telan di dalam sel tidak bisa melakukan apapun di dalam sel semua dalam tekanan oleh oknum2 yg katanya mendapatkan perintah bahkan saya akan dipindahkan di Rutan Kelas 2B Ternate padahal status saya masih Tersangka bukan Terdakwa atau Terpidana.. saya sekarang saatnya buka suara yg mana selama 1 tahun ini saya diam dan tidak bisa bicara karena saya masih mencintai institusi saya.. saya hanya ingin kebebesan saya atas pidana yg di tuduhkan kepada saya yg tidak pernah saya lakukan yg mana saya di tuduh menggunakan gelar tanpa hak padahal saya sendiri mempunyai rekan mahasiswa yg  banyak dan saya sudah selesai melaksanakan ujian Skripsi pada Tanggal 7 maret 2020 san sudah di yudisium dan bacakan kelulusan saya dan gelar yg saya sandang juga sudah di  berikan oleh dekan fakultas hukum saat itu dan semua itu biaya saya sendiri bukan menggunakan uang negara.. saya mempunyai semua dokumen asli dan kartu bebas akademik asli semua saya pegang di sertakan juga dengan dokumentasi namun karena atas kelalaian mantan oknum dekan hukum yang tidak mempunyai arsip berkas saya kemudian membuat lagi BA ujian skripsi yg baru di bulan juni 2020 dan bebas akademik yg baru di bln yg sama hal itu murni kelalaian kampus dan jelas penuh rekayasa, bukan atas kesalahan saya karena pada saat sudah ada laporan informasi oleh salah oknum dosen yg menyatakan mata kuliah nya belum lulus sedangkan semua itu tidak bisa d buktikan dan saya sudah lulus semua mata kuliah saya murni bukan kesalahan saya karena secara administrasi sy sudah lulus secara akademik secara hukum wisuda hanya ceremonial..  pertanyaan saya kepada para ahli pidana, ahli Tata Usaha Negara dan seluruh masyarakat akademisi apakah itu murni kesalahan saya atau kah kesalahan pihak universitas?? Saya sebagai pihak yang di rugikan tapi saya di cari kesalahan sekecil apapun agar saya bisa di penjarakan dan dalam hal ini juga tidak korban atau orang yg saya rugikan dalam hal ini.. walaupun dengan tuduhan dalam berkas perkara yg saya tangani pun semua sampai Tahap 2 dan tidak ada yg pernah cacat hukum apakah dalam hal ini saya murni melakukan kesalahan ataukah saya di cari2 kesalahan saya.. masih banyak lagi secara rahasia akan saya buka satu persatu namun saya meminta kepada seluruh ahli pidana, ahli Tata Usaha Negara agar dapat membantu utk meneliti lagi kasus saya mulai dari awal di kedinasan sampai saya di pecat mulai dari pasal demi pasal yg di tuduhkan kepada saya yg mana semua cacat hukum dan tidak sesuai dengan kesalahan saya karena saya tidak bisa di buktikan secara pidana yg saya lakukan dan sudah di hentikan kemudian di tuduhkan lagi beberapa kasus yg belum inkrah, saya juga tidak pernah desersi atau lari dari Tugas karena saya aktif ke kantor setiap hari kemudian saya di pecat dan di penjarakan dengan Tuduhan yg sudah SAH menurut hukum yg harus saya sandang.. dan hal ini Murni dengan sengaja saya di cari2 kesalahan saya saat ini.. saya juga dalam Tekanan di dalam sel saat ini sampai saya merontak di dalam sel meminta Hak saya sebagai seseorg yg tidak bersalah saya mohon bantuannya dari seluruh lapisan masyarakat atas kezoliman saya saat ini.. saya hanya seorang perempuan yg berhak hidup.. saya juga tidak bersalah.. semua murni atas kesengajaan dari awal semua masalah ini oleh oknum.. saya meminta bantuan Hukum kepada seluruh LSM perempuan dan anak juga seluruh Ahli pidana maupun ahli Tata Usaha Negara yg berada di Maluku Utara selain itu juga saya di hina dan di maki2 di dalam ruangan salah satu oknum pejabat seakan2 saya adalah seorang wanita yg tidak ada harga diri lagi namun semua awal masalah dari saya menolak cinta oknum tersebut sehingga saya melaporkan semua hal ini ke semua instititusi luar dan saya kemudian di cari2 kesalahan saya.. saya minta Keadilan atas kejadian yg sy alami saat ini.. sekali lagi saya mohon bantuannya atas penindasan yg dilakukan terhadap diri saya🙏🙏🙏

Komentar Anda

Terkini: