ASELI Gelar Aksi 11 Maret Didepan Istana Jalih Pitoeng Minta Pihak Kepolisian Tidak Berlebihan Menurunkan Pasukan Pengamanan Aksi

/ March 10, 2022 / 2:08 PM
Bagikan:

SUARABERKARYA.COM, JAKARTA - Ketua Presidium Aliansi Selamatkan Indonesia (ASELI) Jalih Pitoeng minta kepada pihak kepolisian untuk tidak berlebihan menerjunkan pasukan nya dalam rangka pengamanan Aksi Bela Islam Umat dan Rakyat Bersatu didepan Istana atau seputar Patung Kuda Jakarta Pusat pada Jum'at 11 Maret 2022.

Hal tersebut disampaikan usai menyerahkan Surat Pemberitahuan Aksi di Polda Metro Jaya, Rabu 9 Maret 2022.

"Alhamdulillah kami sudah sampaikan Surat Pemberitahuan Aksi ke Polda Metro Jaya untuk menggugurkan kewajiban kami sekaligus membantu tugas kepolisian dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam hal ini pengamanan aksi" ungkap Jalih Pitoeng, Rabu (09/03/2022).

"Namun begitu saya minta agar pihak kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya agar tidak terlalu berlebihan dalam menerjunkan pasukannya" pinta Jalih Pitoeng.

"Jangan sampai niat yang baik untuk melakukan upaya-upaya Preventif Persuasif justru menimbulkan kesan Intimidatif" lanjut Jalih Pitoeng.

Jalih Pitoeng juga menghimbau agar para peserta aksi menjaga protokol kesehatan, ketertiban dan kebersihan lingkungan termasuk adab dan akhlaq dalam mengikuti aksi unjuk rasa.

"Kepada seluruh masyarakat, rakyat dan umat sebagai pendukung dan peserta aksi bisa menjaga protokol kesehatan, ketertiban, kebersihan lingkungan serta menjaga dan memelihara adab serta akhlaq dalam mengikuti aksi unjuk rasa besok" jalih Pitoeng menegaskan.

Emak-Emak PERMINDO yang tergabung dalam ASELI (Aliansi Selamatkan Indonesia) Saat Unjuk Rasa Bersam PA 212 di Kantor Kemenag, Jum'at (04/03/2022)

"Karena yang kami gelar itu Aksi Unjuk Rasa bukan konser. Sehingga semua para peserta aksi khususnya para ketua kelompok, ormas, komunitas serta rombongan untuk saling mengingatkan" pintanya lagi.

"Jangan sampai merusak marwah perjuangan rakyat dan ummat yang tulus, ikhlas, suci dan mulia. Yaitu perjuangan dalam membela Agama, Ulama, Bangsa dan Negara" papar Jalih Pitoeng mengingatkan.

Ditanya elemen dan komunitas mana saja yang akan hadir, Aktivis Muslim kelahiran betawi ini tidak mau menyebutkannya.

"Insya Allah dari beberapa ormas islam dan komunitas islam serta dari unsur organisasi lainnya akan hadir besok. Baik dari Jabodetabek maupun dari beberapa daerah lainnya yang sudah menghubungi saya" sambungnya.

Jalih Pitoeng juga mengungkapkan tentang tuntutan yang disampaikan dalam pidato politiknya pada aksi 11 Maret didepan Istana atau seputaran Patung Kuda.

"Tidak terlalu banyak tuntutan yang akan kami sampaikan besok. Paling sekitar 3 tuntutan saja" jawab Jalih Pitoeng diplomatis.

"Namun 3 hal tersebut merupakan sumber dari berbagai sumber permasalahan bangsa yang terjadi saat ini" jelas Jalih Pitoeng.

Didesak apa 3 sumber tuntutan tersebut, aktivis yang dikenal sangat kritis ini  hanya memberi uraian singkat saja.

"Pastinya tentang penegakan hukum & keadilan, pelurusan cita-cita kemerdekaan serta amanat reformasi tentang pembrantasan korupsi" pungkas Jalih Pitoeng.

Komentar Anda

Terkini: