Jurus Jitu Indonesia Swasembada Pangan adalah kuatkan Partnership dan Gotong Royong

/ March 8, 2022 / 3:54 PM
Bagikan:

Bersama Sinergi dan Kolaborasi Generasi Muda Riau

PEKANBARU - Elhan Zakaria Sekretaris Jenderal Perhimpunan Penyangga Tatanan Negara Indonesia (PETANI), yang juga Komisaris Utama PT. TANI atau Terasalemba Agro Niaga Integrasi kembali melakukan perjalanan ke Provinsi Riau, perjalan kali ini didampingi salahsatu direktur PT. TANI Abdul Fattah Julianto dengan agenda kunjungan ke Pelalawan dan Desa Sungai Anak Kamal. Serta kunjungan khusus ke Selat Panjang untuk memastikan kesiapan kopra kelapa.

Sebelum take-off Elhan Zakaria sempat menghubungi redaktur dan menyampaikan "perjalan saya kali ini tetap agenda nya ke Desa Sungai Anak Kamal, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk kunjungi kawasan pertanian terpadu yang sebulan yang lalu kita soft launching Fintek pendanaan dengan pola crowde funding, dan kita sudah mulai kucurkan dana pada lahan tersebut. Perjalanan kemarin juga sekaligus penyemaian bibit bawang merah lokananta, dan pembukaan 1200 hektare yang digelar dengan hadirkan Presiden Tani Indonesia Mayjen TNI Purn Tatang Zaenudin. Saya dengar sebentar lagi akan pindah tanam, dari area penyemaian ke lahan yang sudah disiapkan untuk dijadikan kawasan, jadi saya datang untuk sekalian final chek dan bisa melihat dan mendengar langsung kekurangan dan kelebihan dari media lahan dan pola penyemaian disana, dari kekurangan dan kelebihan itu kita akan belajar untuk membenahi dan hasilnya akan dijadikan SOP", tegasnya. 

Elhan menambahkan, "Kawasan Pertanian terpadu kami itu lahan gambut, ada treatment khusus yang dilakukan oleh kelompok tani nadim yang diketuai Darwis, yang juga sekaligus Sekretaris Desa Sungai Anak Kamal. Walau tiap hari saya menerima laporan di grup WA, terkait apa dan apa yang dilakukan dikawasan, tetep saya harus berangkat untuk melihat langsung", pungkasnya.

Diketahui Elhan Zakaria lakukan inovasi gerakan Ekonomi Kerakyatan berazas Pancasilaism yang menjadikan 1200 hektare lahan di Desa Sungai Anak Kamal sebagai prototipe. Konsep Ekonomi ini disebut Public Private Partership for People atau P4 Ekonomi Konsep. Dimana gerakan ekonomi dititikberatkan pada Bumdes setempat dalam peng-optimalan Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam Desa nya. Sempat dikatakan Elhan Zakaria dibeberapa seminar atau diskusi, bahwa program ini bisa diduplikasi oleh Desa Desa yang lain. Sampai hari ini, PT TANI sudah mengantongi hampir 340.000 hektare hasil gabungan dari beberapa organisasi yang berafiliasi. Lokasi lahan mulai dari Sumatera, Kalimantan, Papua, dan Pulau Jawa, dan sudah siaga untuk mengadopsi Fintex pendanaan lahan yang akan dilaunching ketika panen Bawang Merah Lokananta sekitar bulan Juni 2022. Elhan terus menerus mengajak berbagai aliansi untuk lebih mengedepankan investasi untuk  pendanaan pada bidang pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, dan UMKM. Sebelum komunikasi terputus Elhan Zakaria mengatakan, "ini jurus jitu untuk mengembalikan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia, Indonesia Berdaulat Pangan, Indonesia Swasembada Pangan, maka ketika kami luncurkan web khusus nanti dalam waktu dekat ini, mohon rekan-rekan semua untuk pilih lahan, pilih komoditi, dan pilih pola investasi nya. Ada dua pola investasi yang akan dijalankan yaitu Investasi konvensional atau syariah, agar Indonesia segera lepas landas mandiri ekonomi", tegasnya.

Elhan Zakaria sampai di Pekanbaru disambut 2 Kepala Desa, Mastowi Kepala Desa Sungai Anak Kamal, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti dan Rio Kepala Desa Sungai Simpang Dua, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Juga hadir Kepala Suku Kampung Musisi Mbenk, yang tiada henti gencarkan kampanye Anti Narkoba. Menjelang petang, hadir Yusri salahsatu anggota dewan Pelalawan.  (RED)



Komentar Anda

Terkini: