Sudah Siap..!!! DPP Partai Berkarya Siaga Sambut Verifikasi KPU

/ March 16, 2022 / 1:35 PM
Bagikan:

Suasana Di DPP Partai Berkarya 15/04/2022


Didalam momentum menunggu putusan kasasi yang terakhir yang menguatkan putusan pertama dan kedua, DPP Partai Berkarya siaga sambut Verifikasi Faktual dan Verifikasi Administrasi yang diselenggarakan KPU Republik Indonesia.
Pengurus DPP Partai Berkarya sejak beberapa minggu yang lalu sudah mulai stanby di kantor DPP, salahsatunya tim IT, tim penerimaan dan penyusunan berkas didampingi Wasekjen Partai Berkarya. Para Ketua DPW Partai Berkarya se-Indonesia sudah mulai menyerahkan berkas kesiapan verifikasi ke Kantor DPP Partai Berkarya Di Jalan Pangeran Antasari No 20 Jakarta Selatan. Perlu diketahui bahwa saat ini sudah 15 DPW yang telah melengkapi data kepengurusan dan menyerahkan berkas ke DPP Partai Berkarya, sementara DPW lainnya masih melengkapi kekurangan susunan kepengurusannya. Target  pada bulan Juni, 34 DPW sudah melengkapi seluruh data kepengurusannya, sehingga pada bulan Agustus saat pembukaan pendaftaran verifikasi dari KPU RI , Partai Berkarya sudah dapat mendaftarkan seluruh kepengurusannya di seluruh indonesia.
Dalam kesempatan kali ini hadir  Antonius Kaunang Ketua DPW Partai Berkarya Nusa Tenggara Timur. Dan Sabli Awaludin Ketua DPW Kalimantan Barat didampingi Ketua DPD Sambas Suadi Abdurrahman, hadir Di DPP Partai Berkarya dalam rangka mendapat arahan dari Sekjen dan Wasekjen. Dalam wawancara eksklusif dengan Ketua NTT Antonius Kaunang yang sudah sebulan lebih stanby di Jakarta, mengatakan "ini langkah tepat dalam menantikan momentum putusan Inkracht, DPW DPW harus segera menyerahkan berkas kepada DPP sebagai bentuk wujud kesiapan menyambut verifikasi KPU nanti, juga jika munas diadakan dalam waktu dekat, kan DPP sudah tau nama nama yang akan turut serta", tegasnya.
Antonius menambahkan, "sekali lagi saya himbau kepada rekan rekan DPW, untuk segera menyerahkan berkas kesiapan verifikasi, yang salahsatunya berkas DPD dan DPC yang sudah siap", pungkasnya. Sementara Sabli Awaludin Ketua DPW Partai Berkarya Kalimantan Barat menambahkan "ini DPP sudah mulai bekerja, lihat saja IT sudah dipersiapkan, ya kita terus bergerak dan konsolidasi jangan sampe ketika putusan Inkracht  DPW belum siap", pungkasnya.
Dalam kesempatan lain DR. Drs. H. Priyo Budi Santoso, M.AP. Sekretaris Jenderal Partai Berkarya sempat menyampaikan "kita akan menghadapi tahun politik, sebentar lagi verifikasi akan digelar oleh KPU RI dan kita sebagai Partai Politik wajib mengikuti tahapan tahapan verifikasi yang diselenggarakan. Beberapa DPW sudah diberikan mandat khusus dari DPP untuk kelancaran konsolidasi ke tingkat pengurus dibawahnya dan silahkan DPW DPW untuk chek ulang struktur kepengurusan tingkat DPD, dan segera serahkan berkasnya agar kami catat" tegasnya. Ditanya soal dinamika dan terkait hal pengurus yang sudah berpindah ke partai lain, Sekjend Partai Berkarya Priyo Budi Santoso mengatakan " Khusus untuk Pengurus Partai Berkarya di daerah, ini bagain dari dinamika sebuah partai politik ya, ya jika memang ada pengurus di daerah yang masih ingin berjuang bersama dengan Ketua Umum kita H. Hutomo Mandala Putra, atau yang lebih akrab kita sapa Tommy Soeharto, putra bungsu mendiang Pak Harto, silahkan hubungi DPW nya dan mari kita berjuang bersama mari kita membangun kembali Partai Berkarya", tegas nya. Priyo menambahkan " Dangan catatan, ingat ya, dengan catatan Partai Berkarya masih memberi kesempatan kepada siapapun dan  dimanapun khususnya pengurus Partai Berkarya Di Daerah untuk bersama sama membangun kembali Partai Berkarya agar menjadi Partai Politik yang lebih baik lagi" pungkasnya.

Kita tau sejak terjadinya munaslub dan sampai hari ini, dua putusan menang diranah hukum sudah dikantongi Partai Berkarya Ketua Umum H. Hutomo Mandala Putra, SH. Ini membuktikan bahwa penegak hukum sangat jeli dan teliti serta berpihak kepada kebenaran. Dalam situasi seperti ini jelas terlihat adanya kejanggalan dalam data yang diserahkan para oknum pelaku Munaslub ke Menhukam RI sehingga terjadi perubahan susunan Pengurus Partai Berkarya. Jelas, H. Hutomo Mandala Putra, SH (Tommy Soeharto) dan Menhukam, seperti menjadi korban para oknum yang terlibat Munaslub. - RED

Komentar Anda

Terkini: