Neneng A Tuty : "tidak ada itu peleburan Partai Berkarya dengan Parsindo"

/ April 25, 2022 / 8:40 PM
Bagikan:
Neneng A Tuty, SH. Pendiri Partai Berkarya

Jakarta , Senin 25 April 2022 - Neneng A Tuty, SH., salahsatu pendiri Partai Berkarya yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pertama Partai Berkarya angkat bicara terkait berita meleburnya Partai Berkarya dengan Parsindo. Neneng mengatakan dengan tegas kepada Pimpinan Redaksi suaraberkarya.com Elhan Zakaria ,

"tidak ada itu peleburan Partai Berkarya dengan Parsindo", tegasnya. 

Neneng menambahkan beberapa jam kemudian "tidak ada rapat rapat sebelumya tidak ada pemberitahuan sebelumnya tidak ada itu semua..! jika memang ada peleburan harusnya melalui mekanisme partai politik yang bener dong tidak sekonyong konyong melebur, dan kalaupun kemarin ada yang hadir dalam Munas Parsindo ya itu bawa dirinya pribadi saja...!!", ujarnya.  

Dihubungi melalui selular lebih lanjut Neneng mengatakan, dirinya tidak bisa membendung pertanyaan dari daerah, tiba tiba dari kuning jadi merah, atau yang ramai diperbincangkan meleburnya Partai Politik Berkarya dengan Partai Politik Parsindo. Namun dalam hal ini media pun enggan memberikan pertanyaan lebih lanjut terkait dinamika yang terjadi pada Partai Berkarya parpol peserta pemilu 2019 yang saat ini  terjebak dalam dinamika yang belum menemukan titik terang. Neneng Optimis, Berkarya akan terus berkibar dibawah Pimpinan H. Hutomo Mandala Putra, SH., dalam beberapa waktu kedepan.

Neneng A Tuty, SH. Salahsatu Pendiri dan  Ketua Umum (Pertama) Partai Berkarya

Neneng A Tuty menambahkan "soal dinamika ya memang dinamika itu sangat terasa, efek kurangnya komunikasi internal yang mengakibatkan terjadi nya Munas lub waktu itu. Namun semua itu sudah terjadi, dan kami pun khususnya saya sudah berjuang habis habisan, tim hukum juga  berjuang melalui jalur hukum dan pihak lainnya. Kembali kepada jatidiri Partai Berkarya, bagaimana agar tetap bisa menjaga nama baik Keluarga Pak Harto, maka dari itu tidak ada gerakan gerakan yang berlebihan yang berefek kepada keputusan yang tidak berdasar atau keputusan yang tidak melibatkan banyak pihak", ujarnya. 

Neneng menambahkan

"tolong jangan memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan segelintir pengurus saja, semua ada mekanisme nya dan semua ada tata tertibnya, juga saya mohon Do'a dari para anggota dan kader Partai Berkarya diseluruh Indonesia, Mohon Do'a agar kita bisa mengikuti tahapan pemilu yang akan segera diselenggarakan KPU RI dalam waktu dekat ini, dan ingat ya politik itu tidak dendam, sekali lagi politik itu tidak dendam.., dalam penyelesaian dinamika yang terjadi pasti ada solusinya  dan beribu kemungkinan cara penyelesaian dinamika bisa terjadi dalam waktu dekat ini, itu harapan saya",  saraya menutup pembicaraan. -EZ

Komentar Anda

Terkini: