FPPI Akan Konsisten Mendukung 3 Tuntutan Re-Proklamasi Demi Selamatkan Indonesia

/ May 30, 2022 / 9:43 AM
Bagikan:

 

Ketua Umum FPPI Kolonel TNI (Purn) Sugeng Waras Saat Melantik Ketua DPD FPPI Jawa Barat, Sabtu, 28 Mei 2022

Jakarta, Suaraberkarya - Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia laksanakan pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Daerah FPPI (Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia) Jawa Barat.

Acara yang diselenggarakan dihotel Winagung, Ciwidey pada Sabtu 28 Mei 2022 tersebut dipimpin langsung oleh ketua umum FPPI Kolonel Senior TNI (Purn) Sugeng Waras.

Dalam kesempatan tersebut sugeng Waras menyampaikan pesan dan harapannya bahwa FPPI tetap konsisten dalam melanjutkan cita-cita perjuangan jenderal Soedirman untuk menjaga dan menyelamatkan Indonesia. Terutama dari cengkraman Oligarki yang saat ini sedang terjadi.

Jajaran Pengurus DPP FPPI saat Pengukuhan Pengurus DPD FPPI Jawa Barat, 28 Mei 2022

"Kami FPPI adalah sebuah organisasi yang independen dan bukan underbouw dari PEPABRI, PPAD, PPAL maupun PPAU" kata Sugeng Waras, Sabtu (28/05/2022).

"FPPI akan terus berjuang dalam mengawal cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang luhur dan mulia sebagai cita-cita dalam berbangsa dan bernegara" sambung Sugeng Waras.

Ditanya mengenai keterlibatannya pada Aksi Akbar Nasional yang bertajuk "Rakyat Bangkit Bersatu Selamatkan Indonesia" yang digagas oleh Aliansi Selamatkan Indonesia di DPR MPR pada Jum'at 20 Mei 2022 yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, purnawirawan kolonel senior inipun sangat mendukung.

"Kami tetap konsisten mendukung sikap politik dan konsep perjuangan ASELI. Karena itu sejalan dan sefaham dengan visi dan misi kami FPPI. Terutama tentang peran aktif kita sebagai warga negara untuk bersama-sama mengawal cita-cita luhur kemerdekaan" Jelas Sugeng Waras.

"Untuk itu kami FPPI akan menjadi garda terdepan dalam mendukung sekaligus mengawal perjuangan rakyat dalam hal ini Tuntutan Re-Proklamasi sebagaimana telah dicetuskan oleh Aliansi Selamatkan Indonesia dalam upaya Selamatkan Indonesia dari cengkraman Oligarki yang saat ini sedang terjadi" ungkap Sugeng Waras secara lugas.

Organisasi yang didirikan pada 24 Januari 2022 lalu dan telah membentuk beberapa pengurus provinsi seperti Jabodetabek, Jawa Timur, Banten dan Sumatera Utara ini terus mengembangkan sayapnya secara struktural diberbagai daerah guna memperluas jaringan untuk menjembatani kepentingan rakyat diseluruh tanah air.

"Selain mengkuhkan kepengurusan FPPI Jawa Barat yang dipimpin oleh Kolonel TNI (Purn) Hedi Heriyana, FPPI juga melantik anggota luar biasa yang berasal dari non purnawirawan atau masyarakat sipil pada umumnya" papar ketua umum FPPI Sugeng Waras.

Didesak apakah FPPI akan menjadi partai politik, pendiri sekaligus ketua umum FPPI inipun menjawab dengan tegas.

"Tidak. Kami FPPI tidak akan menjadi partai politik atau menjadi underbouw salah satu partai politik" jawab Sugeng Waras menegaskan.

"Kami bukan anti partai politik. Tapi sebagai warga negara tentunya kami juga punya sikap politik sendiri dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa" pungkasnya.

Dalam acara pengukuhan tersebut juga nampak hadir para dewan penasehat dan pendiri FPPI seperti mantan KSAL Laks. TNI (Purn) Laks. Slamet Soebianto, Mayjend TNI (Purn) Kivlan Zen, Mayjend TNI (Purn) Soenarko serta beberapa nama lainnya yang hadir.

Mantan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebianto, saat dihubungi menyampaikan bahwa dirinya selaku purnawirawan akan tetap memegah teguh Sumpah Prajurit dan Sapta Marga.

"Saat ini negara dalam keadaan sedang tidak baik-baik saja" ungkap Slamet Soebianto, Senin (30/05/2022).

"Sehingga kami para purnawirawan berkumpul dalam satu wadah FPPI guna menyamakan persepsi untuk menyelamatkan Indonesia" sambungnya menjelaskan.

Disinggung bagaimana dengan sikap politik yang dicetuskan oleh Aliansi Selamatkan Indonesia tentang 3 tuntutan Re-Proklamasi, sosok purnawirawan yang kinsisten ingin mengembalikan UUD 1945 yang asli ini sangat mengapresiasi dan mendukung konsep perjuangan tersebut.

"Oh ya itu pasti. Kami sangat mengapresiasi dan mendukung konsep perjuangan Re-Proklamasi tersebut. Karena kita semua harus menyadari bahwa pasca Reformasi dan amandemen UUD 1945, negara ini sudah, negara ini sudah sangat jauh melenceng dari cita-cita luhur proklamasi kemerdekaan Indonesia sebagai cita-cita seluruh rakyat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara" pungkas Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebianto.

Komentar Anda

Terkini: