PTUN, Banding, Kasasi Dimenangkan Sumaria Daeng Toba Sejak 1998 - 24 Tahun Berlalu Kemenanganya Ditutupi Mafia Tanah

/ May 10, 2022 / 11:35 AM
Bagikan:

 

Sumaria Daeng Toba

Sumaria Daeng Toba ternyata menangkan gugatan nomor perkara 06/G.TUN/1996/TNH/PTUN.SMD. Lama tak terdengar kemenangannya ternyata selama ini ditutupi mafia. Jelas PTUN sampai kasasi dan mengeluarkan putusan Inkracht sudah menolak gugatan BPN dan memenangkan gugatan Sumaria Daeng Toba dan membatalkan sertifikat nomor 10  lahan yang sebagian dikuasai oleh PT. Geserco Indah Balikpapan .an. H.Muhalli, yang menjadi dasar terbit Sertifikat Hak Guna Bangunan No.10 Tahun 1984 dengan lampirannya surat ukur No 1684 tahun 1984   yang dikuasai  PT. Geserco Indah Balikpapan yg di terbitkan oleh Badan Pertanahan Balikpapan.

Dua puluh empat (24) tahun berlalu beriring waktu akses informasi pengadilan ditutupi oknum dan mafia sehingga Sumaria Daeng Toba berada dalam ketidak tahuan dan buta informasi. Sumaria Daeng Toba tiba tiba diinfokan oleh salahsatu masyarakat yang hendak  membeli lahan dan kesulitan untuk pengurusan sertifikatnya. Usut punya usut  tanah tersebut ternyata atasnama dan milik Sumaria Daeng Toba, dan dinyatakan sudah Inkracht sejak tahun 1998. Lokasi Tanah seluas 15 hektar yang berada di Jalan A. Wahab Sarani Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara yang sekarang dikenal dengan pelabuhan Somber, masih diarea yang sama juga seluas 7 hektare kurang lebih yang sudah di sertifikatkan sekitar 4 hektare dulikuasai An. PT Geserco dan sudah disertifikatkan. Pada Gugatan  Kasasi No 168/ K/TUN /1998 Perkara ini telah Berkekuatan Hukum tetap (in kracht van gewijsde) dimenangkan Sumaria Daeng Toba.

Sumaria Hubungi Pimred suaraberkarya.com dan menyampaikan harapan  "saya berharap BPN untuk legowo gugurkan sertifikat atas dasar nomor 10 seperti yang sesuai dengan putusan kasasi yang sudah Inkracht saya menangkan karena sertifikat itu batal, dan oknum tidak mengeluarkan sertifikat lagi diatasnya, buktinya masyarakat yang urus sertifikat kan tidak bisa, dan saya himbau semua yang akan membuat sertifikat atas lahan saya (Sumaria Daeng Toba - red) sebanyak 4RT untuk langsung melalui saya, saya tidak akan mempersulit hanya saja silahkan hubungi saya dengan baik karena kita harus ikuti aturan yang berlaku", ujarnya.

Sempat Ramai Sekitar tahun 1997 Sumaria Daeng Toba putri pejuang Daeng Toba melawan PT. Genserco Indah pengembang perumahan, dan PT ASDP pelabuhan fery yang keduanya  dikelola pemerintah daerah Pemkot Balikpapan dan Pemprov Kaltim. Mutlak dan nyata, Sumaria Daeng Toba berhasil memperjuangkan hak nya dan menang dengan putusan No 168/ K/TUN /1998. Sumaria Daeng Toba menggugat Badan Pertanahan Kota Balikpapan pada Gugatan PTUN . No 06 /G.TUN/1996/TNH /PTUN _ SMD _, juga Pada Gugatan Banding
No 70/B/1997/PT.TUN .JKT. 

Sebagai Ahli waris atau Pemilik  Lahan yang Berada di RT 01 ,45 ,58 dan 02  yang mana berada di 4 RT. Area Somber jalan AW Syahrani Batu Ampar.  Kec Balikpapan Utara. Dipenghujung wawancara Sumaria menegaskan  "saya berharap kepada BPN,  agar BPN dapat melanjutkan Pembutan Sertifikatnya kepada warga yang telah menerima Surat Pelepasan Hak dari saya .  saya harapkan BPN bisa bekerja sama dengan baik untuk menyelamatkan rakyat, juga menghormati putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia" pungkasnya. (EZ)

Komentar Anda

Terkini: